Lombok Kembali Diguncang Gempa 6,2 Skala Richter Jembatan Penyeberangan Retak

BERITABUANA, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang gempa bumi, Kamis (9/8/2018) siang. Gempa yang bisa dianggap susulan berkekuatan cukup besar, 6,2 SR, meski tidak berpotensi tsunami.

Kepala Bagian Humas BMKG Indonesia Hary Djatmiko mengatakan, gempa kali ini berkekuatan 6,2 SR. Gempa terjadi 9 Agustus 2018 pukul 12:25:32 WIB. Terjadi di lintang 8,36 LS, Bujur 116,22 BT, dan kedalaman 12 km. “Lokasi gempa di wilayah Sumbawa, NTB,” ujarnya.

Ia menambahkan, episentrum gempa di 6 km Barat Laut Lombok Utara, NTB, 27 km Timur Laut Mataram, NTB, 33 km Timur Laut Lombok Barat, 37 km Barat Laut Lombok Tengah, dan 1.071 km Tenggara Jakarta.

Gempa berkekuatan 6,2 SR, meski tak berpotensi tsunami, namun membuat Jembatan Beli di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, yang berbatasan dengan Kecamatan Gangga di Kabupaten Lombok Utara retak.

Saat terjadi gempa bumi, kendaraan yang melintas di jalan berhenti semua karena kaget. Tiang listrik di pinggir jalan bergoyang. Tidak lama setelah itu, Jembatan Beli retak.

Beruntung, TNI segera datang mengatur lalu lintas. Warga dari arah Kecamatan Gangga berlarian melintasi jembatan. Mereka ketakutan.

Sampai sekarang warga masih berkerumun di sekitar jembatan. Kendaraan masih dipersilakan melintas, tapi diatur aksesnya supaya tidak membuat jembatan terlalu terbebani.

Gempa itu pun dirasakan getarannya di kota Mataram. Bahkan dikabar getarannya cukup kuat. (Kds/Lom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *