Beritabuana.co

Headline

Fitnah Kepada Anggota F-PDIP DPR RI, Herman Hery

Petrus Selestinus, pengacara.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Petrus Selestinus, selaku kuasa hukun Anggota DPR RI dari F-PDI Perjuangan, Herman Hery menyesalkan pemberitaan di sejumlah media yang menuduh secara tidak bertanggung jawab kepada kliennya dan ajudannya sebagai pelaku penganiayaan yang disebut dialami oleh Ronny Kosasih Yuliarto, Istri dan 2 (dua) anaknya, pada tanggal 10 Juni 2018 di jalur Bus Way Jln. Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Pemberitaan yang hanya mendengar dari satu sumber yang mengaku sebagai korban yaitu saudara Ronny Kosasih Yuliarto, Istri dan dua anaknya tanpa konfirmasi dan cek and ricek kepada klien kami sebagai pihak yang disebut-sebut sebagai pelaku penganiayaan, jelas telah melanggar hak-hak klien kami,” kata Petrus dalam siaran persnya yang ditetima wartawan, Kamis (21/6/2019).

Karena selain Herman Hery, bukan pelakunya, juga pemberitaan itu, menurut Koordinator Tim Pembela Demokrask Keadilan Indinesia (TPDI) itu, telah dilakukan secara sepihak dengan menyebutkan nama Herman Hery secara lengkap, tanpa menggunakan inisial.

“Akibat isi pemberitaan yang demikian, jelas telah mencemarkan nama baik klien kami, dengan segala kapasitas yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut. Oleh karena itu, klien kami akan menggunakan segala haknya untuk membela diri melalui upaya hukum yang tersedia yaitu melaporkan Ronny Kosasih Yuliarto yang telah memfitnah dirinya sebagai pihak yang disebut-sebut sebagai pelaku penganiayaan,” lanjut Petrus.

Petrus juga menambahkan bahwa kronologi peristiwa kejadian di jalur Busway pada tanggal 10 Juni 2018 adalah tidak benar sepanjang hal itu dikaitkan dengan Herman Hery sebagai pelaku.

“Karena itu, berita yang menyebutkan bahwa klien kami sebagai pelaku pemukulan terhadap Ronny Kosasih Yuliarto, jelas merupakan pembunuhan karakter terhadapbya, politis dan tendensius terlebih-lebih tanpa konfirmasi dan cek and ricek,” tegas Petrus Selestinus. (Aldo)

Comments

Most Popular

To Top