Beritabuana.co

Headline

Kapal Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba, 3 Diselamatkan, 67 Orang Lebih Lainnya Belum Ditemukan

Istimewa

BERITABUANA.CO, MEDAN – 70 penumpang yang tenggelam bersama Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/06/2018), sekira pukul 17.30 WIB, masih belum bisa dipastikan nasibnya. Hanya dipastikan tiga korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Sipintuangin. Sementara sisanya sekira 67 orang masih belum diketahui. Masih dalam pencarian.

Penyelamatan tiga orang itu disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara sisanya, diperkirakan BNPB sebanyak 77 orang masih belum diketahui.

“Korban lainnya belum ditemukan karena posisi jarak cukup jauh dari lintasan Kapal Fery dan cuaca tidak memungkinkan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam pesan tertulis Senin (18/6/2018).

Dia mengatakan, saat ini korban yang selamat telah dibawa ke Puskesmas Sipintuangin. Adapun untuk korban lainnya masih dalam pencarian Tim Gabungan Basarnas, Marinir, dan Kepolisian.

Sebelumnya, pada tanggal 18 Juni 2018 pukul 17.30, telah terjadi tenggelamnya Kapal KM. Sinar Bangun diperairan Danau Toba Prapat akibat cuaca buruk dengan penumpang wisata sekitar 80 orang tujuan dari pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Tigaras Parapat Kabupaten Simalungun.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Mangantar P Nainggolan membenarkan kejadian tersebut. KM Sinar Bangun dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, sekitar pukul 17.30 WIB.

Untuk sementara, kapal tersebut diduga tenggelam akibat cuaca buruk saat berlayar.

Kirim Tim Investigasi

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan akan mengirim tim untuk menginvestigasi kasus KM Sinar Bangun yang tenggelam ketika mengangkut 70 orang di perairan Danau Toba.

“Saya akan kirim tim investigasi untuk mengetahui mengapa bisa (kapal itu) tenggelam, apakah kondisi kapal yang tak laik atau ada kesalahan manusia,” kata Menhub Budi Karya kepada pers di Cikopo, Jawa Barat, Senin, setelah bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membahas situasi arus balik di jalan tol.

Menhub berencana Selasa (19/6/2018) besok berangkat ke Danau Toba untuk melihat langsung lokasi kejadian, serta mengambil langkah pencegahan agar peristiwa seperti itu tidak terulang lagi.

“Sering kali dalam berbagai kesempatan saya sampaikan, jangan membawa penumpang melebihi kapasitas,” kata dia.

Budi Karya mengatakan dalam pelayaran, sebenarnya ada dua hal saja yang harus dipatuhi. Pertama jangan membawa penumpang hingga melebihi kapasitas kapal, dan kedua adalah selalu menyiapkan jaket pelampung. (Min/Mdn)

Comments

Most Popular

To Top