Beritabuana.co

Headline

Aturan Baru di Malaysia, Pejabat Dilarang Terima Hadiah

BERITABUANA.CO, KUALA LUMPUR – Ini aturan baru untuk pemerintahan Malaysia. Koalisi Pakatan Harapan yang menguasai pemerintahan negeri jiran itu melarang para pejabatnya dalam upaya pemberantasan korupsi.

Mereka yakni para pejabat tinggi negara, termasuk menteri, dilarang menerima hadiah apapun selain bunga dan makanan. Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, berharap kasus tindakan korupsi akan semakin berkurang di masa kekuasaannya. Sejauh ini, kebijakan tersebut hanya berlaku bagi pegawai negeri sipil (PNS).

Sebelum terpilih menjadi PM baru Malaysia, Mahathir berjanji mengusut tuntas setiap kasus korupsi, termasuk oleh mereka yang memiliki kekuasaan dan kekuatan. Dia mengklaim tidak akan tebang pilih karena ingin menegakkan hukum seadil-adilnya.

“Jika ada pemberian, hadiah itu hanya boleh dalam bentuk bunga dan makanan. Anda (pejabat negara) tidak diperkenankan menerima hadiah yang lain. Pemberi dan penerima sama-sama bersalah dan akan dikenai hukuman,” ujar Mahathir seusai memimpin rapat kabinet kepada awak media.

Di bawah kepemimpinan Mahathir, Malaysia membentuk lembaga baru yang menangani korupsi, yakni Komisi Pemerintahan Integritas dan Anti korupsi (GIACC) pada pekan lalu. Sebab komisi antikorupsi sebelumnya dinilai kurang efektif dan powerful. GIACC akan menaungi berbagai lembaga terkait di Malaysia.

GIACC akan dipimpin mantan Kepala Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC), Abu Kassim Mohamed. Dia diharapkan dapat menjadikan Malaysia bersih dari korupsi dan menindak tegas setiap pelaku. Lembaga yang akan dibawahi meliputi Institut Integritas Malaysia (IIM), Biro Pengaduan Publik (BPA), dan Komisi Badan Penegak Integritas (EAICA). (Daf)

Comments

Most Popular

To Top