Beritabuana.co

Metropolitan

Aliansi Pemuda Demo di KPK untuk Minta TGB Segera Ditangkap

Aliansi pemuda dari Gerakan Anti Korupsi gelar di depan Gedung KPK.

BERITABUANA.CO, JAKARTA –  Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB M Jainul Mazdi terus digoyang. Kali ini, puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Poros Pemuda Anti Korupsi (PPAKI), Gerakan Anti Korupsi, menggelar aksi demo di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018), guna meminta lembaga antitasuah itu segera menangkap yang bersamgkutan.

Dalam pantauan dilapangan, Aliansi PPAKI Gerakan Anti Korupsi ini meminta kepada KPK agar secepatnya mengusut terkait dengan kasus korupsi yang diduga melibatkan Gubernur NTB itu.

Mukmin Ilyas, Ketua Umum PPAKI Gerakan Anti Korupsi dalam orasinya mengatakan, mereka melakukan aksi untuk meminta KPK segera menangkap Gubernur NTB KH TGB M Jainul Majdi agar mempermudah proses pemeriksaannya.

“Kami mendesak KPK, segera tangkap TGB agar mempermudah proses pemeriksaannya,” ucapnya seraya menyampaikan kepada KPK bahwa kasus penjualnya saham milik Daerah NTB yang ada di PT. Newmont penuh dengan dugaan praktek persekongkolah jahat para elite atau kekuasaan yang dipimpin TGN.

Bahkan, PPAKI Gerakan Anti Korupsi menduga saham tersebut untuk kepentingan pribadi, kelompok maupun kroni-kroni kekuasan yang sedang berkuasa di NTB saat ini.

“Inj adalah merupakan bentuk pengkhianatan kepada rakyat NTB yang selama ini memberi harapan penuh terhadap kepemimpinan TGB,” cetusnya.

Terkait dengan divestasi 82% saham PT Newmont dengan sebuah perusahaan migas swasta, Ada saham sebesar 6% milik Daerah NTB yang berdasarkan nilai persaham waktu penjualan dilakukan oleh Pemda Ntb kira-kira secara keseluruhannya adalah senilai Rp 2,5 T yang ikut di jual sarat dengan kejahatan dan praktek korup dilakukan.

Penjualan saham 6% milik Pemrov NTB senilai Rp 2,5 Triliun ini sudah terjadi pada bulan November 2016 lalu, namun malangnya pemerintah daerah NTB sampai detik ini belum menerima satu rupiah pun penjualan nilai saham dari hasil akuisisi PT. Newmont yang diduga telah menjadi bancakan kekuasaan TGB.

“Maka TGB sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas penjualan saham Daerah 6%. Lalu menjadi pertanyaan kemana uang hasil penjualan 6% saham milik daerah itu lari, Siapakah yang menerima?” sebut Mukmin lagi.

Termasuk berapakah bunga yang masuk pada kas daerah NTB seandainya, uang hasil penjualan tersebut kalau di investasikan. “Dan diinvestasikan kepada apa dan lembaga apa?” ucapnya.

Atas dasar tersebutlah PPAKI Gerakan Anti Korupsi menduga Gubernur NTB sebagai penanggungjawab kebijakan bersama dengan para kroni-kroninya telah melakukan persekongkolan jahat dengan secara sistematis dan massif.

Oleh karena itu PPAKI Gerakan Anti Korupsi menuntut :

1. Mendesak KPK agar segera mekakukan penyelidikan menyeluruh terhadap praktek-praktek korup yang merugikan rakyat, khususnya di NTB dengan Nilai hasil penjualan 6% saham rakyat NTB senilai Rp 2,5 Triliun

2. Mendesak KPK untuk segera memeriksa kembali Gubernur NTB KH  TGB M Jainul Majdi dan ditetapkan sebagai tersangka, agar dugaan korupsi dalam penjualan 6% saham milik rakyat NTB di Newmont Nusa Tenggara dengan nilai triliunan rupiah tersebut dan kasus-kasus dugaan korupsi lainnya terbuka secara terang benderang. Karena sebagai kunci awal KPK untuk membongkar gurita Korupsi di NTB.

3. Mendesak Presiden Jokowi untuk segera membuka suara terkait kasus penjualan 6% saham milik rakyat NTB, agar rakyat tidak terus- terusan dikibuli oleh para pemimpin di daerahnya.

“itulah tuntutan kami, dan usai demo di KPK ini, kami akan lanjut aksi ke Istana Negara,” tutup Mukmin Ilyas selaku penanggungjawab aksi tersebut. (Ardi)

Comments

Most Popular

To Top