Beritabuana.co

Metropolitan

Polisi Tahan Anak Kecil Penghina Jokowi di Panti Sosial Marsudiputra

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

BERITABUANA.CO. JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kasus video viral dugaan penghinaan simbol negara oleh seorang anak bernama RJ alias S tetap berproses.

“Jadi untuk kasus video viralnya RJ, karena RJ masih di bawah umur. Kita mengacu pada proses sistem peradilan anak dan UU perlindungan anak,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/5/2018).

Argo menjelaskan, Polisi juga mengacu pada pasal 32 UU sistem peradilan anak bahwa seorang anak bisa ditahan dengan syarat dapat dilakukan saat berumur 14 tahun atau lebih. Yang kedua ancaman pidanan 7 tahun atau lebih.

RJ ditempatkan di rumah anak berhadapan dengan hukum di Cipayung, Jakarta Timur. RJ dibawa ke Cipayung sejak Kamis (24/5/18) malam.

“Tadi malam anak tersebut kita titipkan, kita tempatkan di tempat anak yang berhadapan dengan hukum, itu ada di daerah Cipayung, Jakarta timur di Panti Sosial Marsudiputra, Bambu Apus,” jelasnya.

“Karena RJ kita kenakan pasal 27 ayat 4 UU ITE jo pasal 45, ancaman 6 tahun maka anak RJ tidak dipulangkan tapi langsung kita tempatkan di penempatan anak berhadapan dengan hukum di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Yang pasti proses hukum tetap jalan,” tutupnya. (CS)

Comments

Most Popular

To Top