Beritabuana.co

Nasional

Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Kasus Dapen Pertamina

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Warih Sadono menegaskan, pihaknya siap menghadapi rencana gugatan praperadilan yang bakal diajukan LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait  belum ditahannya tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) tahun 2013-2015, Betty Halim.

“Sebagai aparat penegak hukum, kami selalu siap menghadapinya (gugatan praperadilan),” katanya saat dikonfirmasi mengenai desakan MAKI tersebut, Rabu (23/5) malam, di Jakarta.

Meski demikian, Warih tidak menjelaskan apakah pihaknya akan memenuhi permintaan MAKI untuk menahan tersangka Betty Halim atau tidak.

“Ditahan atau tidak itu kewenangan penyidik, bukan karena desakan pihak lain. Jadi, menahan tersangka atau tidak tentunya penyidik punya pertimbangan yuridis,” katanya.

Seperti diketahui, MAKI mengancam akan mempraperadilankan Jaksa Agung HM, Prasetyo, terkait belum ditahannya tersangka dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) tahun 2013-2015, Betty Halim.

MAKI memberikan batas waktu 30 hari sejak diterimanya surat itu ke Jaksa Agung, Rabu (23/5) kemaren.

MAKI menganggap, penyidik Kejagung bersikap diskriminatif dan memberikan perlakuan istimewa terhadap.Betty Halim yang sejak ditetapkan sebagai tersangka tidak segera ditahan.

Padahal, kedua tersangka lainnya, yakni Helmi Kamal Lubis mantan Presdir Dapen PT Pertamina dan Edward Sky Soeryadjaya, Direktur Ortus Holding Ltd, sudah ditahan dan diadili. Oisa

Comments

Most Popular

To Top