Beritabuana.co

Headline

Soal Isu TKA Serbu Indonesia, Jokowi Minta Masyarakat Jangan Mudah Percaya

BERITABUANA.CO, PADANG – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meluruskan isu soal maraknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke Indonesia. Dia menyatakan bahwa buruh asal Tiongkok tidak akan menyerbu Indonesia, karena upah mereka lebih tinggi. Karenanya, dia meminta masyarakat menyaring isu (soal TKA) agar tidak ada pemahaman yang salah.

“Dimohon isu-isu seperti itu kita saring benar tidaknya. Logikanya masuk tidak? Kembali lagi, ini urusan politik. Jangan sampai kita ini menelan mentah-mentah,” kata Jokowi saat penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf di Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/6/2018).

Dia juga menegaskan, tenaga kerja asing tingkat buruh tak akan mengalir deras ke Indonesia. Apalagi, upah minimum buruh Tiongkok lebih besar dari pada buruh lokal. Buruh Tiongkok itu mendapat upah Rp 8 juta- Rp 9 juta per bulan, sedangkan buruh di Indonesia hanya sibayar sekitar Rp 2 juta-3 juta.

“Sehingga, perusahaan Tiongkok yang masuk akan memilih mempekerjakan tenaga kerja lokal. Mau tidak orang di sana dibawa ke sini dengan gaji upah minimum kita?” kata Jokowi.

Meski demikian, Presiden Jokowi memaparkan TKA akan masuk Indonesia untuk bekerja. Namun, untuk menempati posisi khusus yang kemampuannya belum dapat dipenuhi tenaga kerja lokal.

“Selain itu ada jangka waktu penggunaan TKA tersebut. Itu dibatasi misalnya hingga empat bulan,” katanya seraya menyebutkan bahwa aturan baru yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing justru memperketat persyaratan TKA yang bekerja di Indonesia.

Beberapa di antaranya, menurut dia adalah adanya pengaturan waktu bekerja TKA di Indonesia. Selain itu perusahaan pemberi kerja dibebankan sejumlah biaya dalam rangka memberi kerja TKA.

“Intinya justru diperketat, jadi jangan dibalik-balik, ini isu politik lagi,” pungkas Presiden Jokowi. (Lia)

Comments

Most Popular

To Top