Beritabuana.co

Nusantara

Komunitas Palestina di Indonesia Kecam Teror Bom 3 Gereja di Surabaya

Pertemuan Komunitas Palestina di Indonesia dengan Kepala-kepala gereja di Indonesia yang mewakili 6000 gereja di Indonesia untuk menyerahkan surat pernyataan solidaritas pada umat kristen Indonesia dan mengecam aksi teror yang menargetkan tiga rumah ibadah di Surabaya/istimewa

BERITABUANA.CO, SURABAYA –  Komunitas Palestina di Indonesia mendoakan umat Kristen korban bom di Surabaya. Mereka mengecam penyerangan bom tiga gereja dan teror Mapolda Riau, baru-baru ini.

Pernyataan itu mereka sampaikan saat bertemu dengan sejumlah pimpinan gereja yang mewakili 6000 gereja di Indonesia, Jumat (18/5).

“Kami mengecam aksi teror terhadap tiga rumah ibadah di Surabaya,” ujar Ketua Komunitas Palestina Murad Halaiqa dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan.

Berikut isi lengkap pernyataan sikap Komunitas Palestina di lndonesia:

1. Kami Komunitas Palestina di Indonesia dan seluruh rakyat Palestina menyampaikan turut berduka cita yang mendalam dan doa tulus kami bagi saudara kami rakyat Indonesia secara umum dan umat Kristen secara khusus atas teror yang menargetkan tiga rumah ibadah di Surabaya. Semoga korban yang meninggal diterima dengan baik disisi-Nya. Sedangkan bagi korban yang luka dapat tertolong dan segera sehat kembali.

2. Kami mengecam teror bom di Surabaya Jawa Timur dan teror lainnya yang menargetkan inosen dan badan-badan pemerintah.

3. Kami berdoa kepada Allah agar peristiwa-peristiwa ini tidak mempengaruhi kohesi dan harmoni masyarakat Indonesia dan semoga negara Indonesia tetap aman, stabil dan makmur.

4. Kami mengajak semua elemen masyarakat Indonesia untuk berdiri kokoh melawan segala bentuk teror dan radikalisme yang menggunakan kekerasan sesuai keyakinannya.

5. Kami melihat aksi teroris yang sangat biadab sama sekali tidak berhubungan dengan agama. Kami menolak penggunaan agama menjustifikasi aksi teror.

Komunitas Palestina di Indonesia, sambung Murad, melihat teroris membajak agama Islam untuk melakukan aksi teror. Padahal dalam agama Islam maupun Kristen tidak diajarkan membunuh manusia yang tidak berdosa.

Dia pun mengutip dua ayat baik dalam Alquran dan lnjil berkaitan pernyataan itu. “Siapa pun yang membunuh seorang manusia tidak bersalah seolah-olah dia telah membunuh seluruh umat manusia. Siapa pun yang menyelamatkan salah satunya seolah-dia telah menyelamatkan semua umat manusia. (Surat AlMaidah 32),” kata Murad.

“Dan Tuhan berfirman ‘Siapa pun yang membenci saudaranya dia adalah pembunuh, dan kamu tahu tidak ada pembunuh yang beroleh hidup kekal di dalam dirinya (1 Johanes 3:15),” pungkasnya. (Nico)

Comments

Most Popular

To Top