Beritabuana.co

Headline

WHO Sebut Kongo Berisiko Sangat Tinggi Dilanda Wabah Ebola

BERITABUANA.CO, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan pernyataan Republik Demokratik Kongo menghadapi risiko kesehatan masyarakat ‘sangat tinggi’ dari Ebola. Setelah penyakit itu dikonfirmasi menyerang satu pasien di kota besar negeri itu.

WHO telah menaikkan risiko untuk negara-negara di kawasan itu menjadi ‘tinggi’, ditingkatkan dari ‘moderat’, namun risiko global tetap ‘rendah’. Penilaian ulang dilakukan setelah kasus pertama yang dikonfirmasi di Mbandaka, sebuah kota dengan populasi sekitar 1,5 juta.

Laporan sebelumnya tentang penyakit itu semuanya berada di daerah terpencil di mana Ebola mungkin menyebar lebih lambat.

“Kasus yang dikonfirmasi di Mbandaka, sebuah pusat kota besar yang terletak di jalur sungai, jalan dan udara domestik utama dan internasional meningkatkan risiko penyebaran di Republik Demokratik Kongo dan negara-negara tetangga,” kata WHO, Jumat (18/5).

Peter Salama, Deputi Direktur Jenderal WHO untuk Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat, mengatakan kepada wartawan pada Kamis (17/5) bahwa penilaian risiko sedang ditinjau. Pihaknya tentu tidak berusaha menimbulkan kepanikan di komunitas nasional atau internasional.

“Apa yang kami katakan adalah bahwa Ebola perkotaan adalah fenomena yang sangat berbeda dengan Ebola pedesaan. Karena kita tahu bahwa orang-orang di daerah perkotaan dapat memiliki kontak yang jauh lebih banyak, sehingga itu berarti bahwa Ebola perkotaan dapat menghasilkan peningkatan eksponensial dalam kasus dengan cara yang pedesaan Ebola berjuang untuk melakukannya,” jelasnya.

WHO dijadwalkan akan mengadakan Komite Darurat ahli untuk memberi nasihat tentang tanggapan internasional terhadap wabah Ebola ini. Untuk memutuskan apakah itu merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Skenario terburuk adalah wabah di Kinshasa. Kota yang padat tempat jutaan orang tinggal di daerah kumuh yang tidak sehat dan tidak terhubung dengan sistem saluran pembuangan. Pernyataan WHO mengatakan ada 21 dugaan, 20 kemungkinan dan 3 kasus Ebola yang dikonfirmasi antara 4 April dan 15 Mei, total 44 kasus, termasuk 15 kematian.

Mbandaka memiliki tiga kasus yang dicurigai selain kasus yang telah dikonfirmasi. WHO mengirim 7.540 dosis vaksin eksperimental untuk mencoba menghentikan wabah, dan 4.300 dosis telah tiba di Kinshasa. Ini akan digunakan untuk melindungi pekerja kesehatan dan “lingkaran” kontak di sekitar setiap kasus. (Daf)

Comments

Most Popular

To Top