Beritabuana.co

Legislatif

Dalam UU Anti Terorisme Baru, Ada Pasal yang Memidanakan Perbuatan Persiapan Teror

Arsul Sani, anggota Komisi III DPR RI. (Dok. Pemberitaan DPR)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kalangan DPR RI memastikan dalam Revisi Undang-Undang (RUU) tentang Anti Terorisme yang akan disahkan nanti, aparat keamanan akan diberikan kewenangan pencegahan yang lebih maksimal.

“Bahkan, dalam RUU tersebut akan ada pasal yang bisa memidanakan perbuatan persiapan teror,” kata Anggota Pansus RUU Anti Terorisme DPR RI dari F-PPP, Arsul Sani berbicara dalam Forum Legislasi dengan tema “RUU Teroris Dikebut, Mampu Redam Aksi Teror?” di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Dengan undang-undang yang baru, menurut politisi dari PPP itu, asal bisa dibuktikan bahwa dia terasosiasi, terkoneksi dengan kelompok atau organisasi teroris, maka itu bisa diproses pidana.

“Kenapa? Karena perbuatan pelatihannya itu akan dikonstruksikan sebagai perbuatan persiapan untuk melakukan teror,” papar anggota Komisi III DPR itu lagi.

Arsul pun memberikan contoh perbuatan persiapan teror yang dimaksudnya, seperti orang yang sudah berbaiat atau menyatakan diri ikut organisasi atau kelompok teroris.

Kemudian melakukan pelatihan-pelatihan militer, seperti nembak, memanah, berlatih menggunakan pedang dan semacamnya, itu kalau menurut undang-udang yang lama tidak bisa dipidana, tapi dalam RUU yang baru bisa dipidana.

“Nah nanti di undang-undang yang baru itu bisa, tapi harus tetap dibuktikan bahwa dia pergi ke sana dan menjadi anggota teroris,” pungkasnya lagi. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top