Beritabuana.co

Nusantara

Bersama Elemen Masyarakat, Polres Batu Gelar Aksi Empati untuk Lima Anggota ‘Syuhada Polri’

Istimewa

BERITABUANA.CO, BATU- Warga masyarakat Batu, Jawa Timur menggelar ‘Aksi Empati’ untuk korban kebiadaban narapidana terorisme (Napiter) kepada lima anggota ‘Syuhada Polri’ dalam kerusuhan di Markas Komando Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.

Kelima anggota ‘Syuhada Polri’ tersebut yakni Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Aksi Empati tersebut digelar di depan Plaza Batu, seputaran Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (11/5) dan diikuti para Alim Ulama, Pemuka Agama, berbagai eleman organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti Banser, Pemuda Pancasila hingga warga Kota Batu sendiri.

Mereka pun bersama-sama mendeklarasikan diri dengan mendukung langkah Polri memberantas terorisme di Indonesia.

“Hari ini, kami bersama masyarakat kota Batu sangat berempati, berbela sungkawa terhadap lima teman kami yang telah gugur mendahului kita. Mereka umaro agama bagaian dari Polri dalam membela negeri ini. Semoga arwah mereka, syuhada mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah,” kata Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto.

Kapolres lalu meminta kepada warga masyarakat, tokoh agama dan ormas bersinergi untuk menjaga kota Batu dari berkembangnya faham radikalisme.

“Kami bersama-sama masyarakat yang ada akan memerangi aksi-aksi mereka (teroris) agar Kota Batu tetap kondusif, aman dan nyaman,” tegas Alumni Akpol 2000 ini.

Selain itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga berjanji akan terus menjaga dan mewaspadai serta mengamankan Batu agar bisa mengantisipasi aksi terorisme. Caranya, dengan menggandeng semua elemen.

“Yang perlu digaris bawahi, dan ditegaskan bahwa dengan adanya insiden itu bukan berarti moril kami akan semakin menurun, Tidak. Moril kami akan semakin meningkat untuk menerangi ajaran yang menyimpang,” jelas mantan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya ini.

“Kepada warga Kota Batu harus mawas diri, jaga lingkungan masing-masing jangan sampai ada propaganda ajaran sesat, karena pada dasarnya ajaran agama itu saling menyayangi dan menghormati,” tambahnya.

Komitmen Menjaga NKRI

Koordinator Aksi, Arif Harianto mengatakan, bahwa aksi yang digelar merupakan bentuk kepedulian dan komitmen terhadap keutuhan NKRI. “Sebagai ormas, kami peduli dan turut berbelasungkawa atas gugurnya lima anggota Polri dalam tugas mengabdi kepada bangsa dan negara,” kata Arif.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kota Batu, untuk tidak mudah menerima ajakan atau godaan yang mendukung terorisme. Bahkan, Arif mengajak warga Kota Batu untuk bersama-sama memerangi terorisme dan menjaga keutuhan NKRI.

“Kami mendoakan agar anak-anak dari para polisi yang gugur, menjadi anak soleh dan berbakti kepada bangsa dan negara,” ucap pria yang menjabat Ketua Banser Kota Batu ini.

Usai menggelar aksi melawan terorisme, mereka turut menyatakan dukungan dengan menandatangani banner raksasa “Kami Masyarakat Batu tidak Takut Teror”. (Kds)

Comments

Most Popular

To Top