Beritabuana.co

Internasional

Teguh Santosa Diundang CNE Ikut Pantau Pilpres Republik Bolivarian Venezuela

Teguh santosa

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Republik Bolivarian Venezuela tengah bersiap-siap menghadapi pemilihan presiden pada tanggal 20 Mei mendatang. Ini adalah pilpres keenam di era Revolusi Bolivarian yang ditandai dengan kemenangan Hugo Chavez di akhir era 1990-an.

Dewan Pemilihan Nasional atau Consejo Nacional Electoral (CNE), satu dari lima lembaga tinggi negara di Venezuela, telah menetapkan empat calon presiden yang akan berlaga di arena Pilpres 2018.

Keempatnya adalah sang petahana Nicolas Maduro dari Partai Uni Sosialis Venezuela (PSUV), Henri Falcon dari Partai Progresif, calon independen Javier Bertucci, dan tokoh gerakan Chavista, Reinaldo Quijada.

CNE juga mengundang sejumlah pihak dari berbagai negara untuk ikut memantau jalannya Pilpres 2018. Dari Indonesia, CNE mengundang wartawan senior dan Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa.

Teguh dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman internasional dalam memantau pemilihan umum di negara lain.

Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN (CAJ) ini pada tahun 2009 memantau pemilihan umum di Federasi Mikronesia. Teguh juga ikut memantau proses referandum yang diselenggarakan Kerajaan Maroko untuk memutuskan amandemen konstitusi tahun 2011.

Selain itu Teguh pun pernah menjadi petisioner di Komisi Politik Khusus dan Dekolonisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York pada 2011 dan 2012.

“Memantau pemilihan di sebuah negeri bukan sekadar mengamati proses pemberian suara yang terjadi pada hari pelaksanaan pemilu. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan yang berharga untuk mempelajari begaimana sistem politik di negara tertentu dibangun dan bekerja,” ujar Teguh dalam rilisnya, Kamis (10/5/2018) malam.

Menurut rencana, Teguh akan mengikuti sejumlah kegiatan orientasi beberapa hari sebelum proses pemberian suara dilakukan.

Jadwal Pilpres 2018 Venezuela sempat mengalami perubahan. Awalnya direncanakan pada bulan Desember 2018, kemudian dimajukan ke tanggal 22 April, sebelum akhirnya ditetapkan pada tanggal 20 Mei. (Rls)

Comments

Most Popular

To Top