Beritabuana.co

Headline

Fahri Hamzah: Rusuh di Mako Brimob Depok, Harus Dilakukan Investigasi Menyeluruh

Fahri Hamzah

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Aparat kepolisian harus melakukan investigasi menyeluruh kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, antara napi dengan aparat kepolisian pada Selasa malam (8/5/2019) hingga Rabu (9/5/2018) dini hari. Apalagi, kerusuhan tersebut sampai menewaskan enam orang (5 aparat dan 1 napi), juga penyanderaan seorang aparat Brimob.

“Harus ada investigasi menyeluruh, apa yang sebenarnya terjadi. Apalagi, ada penembakan dan penguasaan senjata oleh narapidana dalam kerusuhan yeng menewaskan total enam orang itu,” kata Fahri kepada awak media di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Fahri mengaku dirinya belum memperoleh informasi dan laporan resmi ihwal rincian peristiwa kericuhan di Mako Brimob. Namun demikian, ia meminta kasus tersebut dituntaskan dan harus dievaluasi seluruh persoalan yang ada di rumah tahanan.

Tidak hanya itu, Fahri juga menyatakan seharusnya rumah tahanan untuk narapidana narkoba dan terorisme tidak berlokasi di dalam kota. Karena itu politisi PKS ini menyarankan agar rutan untuk narapidana narkoba dan terorisme ada di suatu pulau yang terpisah.

“Narkoba dan terorisme menurut saya harusnya tidak di dalam kota tahanannya, (melainkan) di pulau. Supaya terisolasi,” tutur Fahri seraya mnambahkan, dengan lokasi rutan yang ada di daerah terisolasi, maka permasalahan seperti peredaran dan transaksi narkoba di dalam rutan dapat dihindari.

Seperti diketahui, penyebab rusuhnya berawal dari tahanan yang menanyakan soal makanan yang dikirimkan keluarga. Selesai salat Magrib, ada napi yang menanyakan titipan makanan dari keluarga.

Kemudian salah satu dari anggota Tahti menyampaikan bahwa titipan makanan dipegang oeh anggota lain.

Atas hal itu, yang tak terima mengajak rekan-rekannya yang lain untuk membuat kerusuhan di dalam penjara. Kerusuhan napi itu terjadi di blok B dan C Rutan Mako Brimob.

Mereka membobol pintu dan dinding sel, kemudian tidak terkontrol lagi. Napi menyebar ke luar sel. Dan sampai ke ruang penyidik.

Sejumlah polisi yang sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus pidana menjadi sasaran amukan narapidana.

Berdasarkan Surat Telegram Nomor: STR/264/V/HUM.1.1/2018, lima anggota polisi yang tewas saat tugas di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

Kelima anggota polisi yang gugur dalam tugas adalah sebagai berikut:

1. Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto NRP 77120268 PD Densus 88.

2. Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Septiadi NRP 85050470 Polda Metro Jaya.

3. Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho NRP 88120901 PD Densus 88.

4. Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli NRP 97100603 PD Densus 88.

5  Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas NRP 98050578 PD Densus 88. (Aldo)

Comments

Most Popular

To Top