Beritabuana.co

Legislatif

Politisi Nasdem Bingung, Tidak Ada Pembahasan RAPBNP 2018, Tapi Ada OTT

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI, Jhonny G Plate mengaku bingung atas kasus koleganya Amin Santono yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Jumat malam lalu. Kebingungannya ini karena mendengar politisi Partai Demokrat itu diduga menerima suap untuk memuluskan proyek pada Rancangan APBN P 2018.

“Kami tidak tahu Rancangan APBNP 2018, tidak tahu ada APBNP 2018, kok ada OTT terkait APBNP 2018, makin membingungkan,” kata Jhonny dalam Forum Legislasi bertema “Pencegahan Praktik Korupsi Dalam Pembahasan RAPBN” di Media Center Gedung Nusantara III DPR RI, Selasa (7/5/2018).

Politisi Partai Nasdem ini juga merasa heran dan bertanya seolah-olah para pejabat di daerah tidak paham dengan penyusunan anggaran di DPR. Terbukti dari kasus Amin Santono, dari tidak ada menjadi ada sebagai objek suap menyuap.

Dia pun menyatakan, kasus korupsi terkait pembahasan RAPBNP 2018 yang dibongkar KPK tersebut tidak mungkin dikerjakan hanya seorang saja, tetapi hasil kerjasama ramai-ramai.

“Tidak mungkin solo, pasti melibatkan banyak pihak,” kata Jhonny.

Diawal pembicaraannya dia mengatakan, meski reformasi sudah 20 tahun, kasus korupsi masih marak di negara ini. Ini berarti pencegahan korupsi itu sulit kita lakukan.

Menurut dia, sumber korupsi ada pada etika dan moral pribadi selain pada persoalan tata kelola negara. Jhonny pun berpendapat, tata kelola anggaran di DPR harus lebih terbuka dan transparan, tidak seperti selama ini kurang terbuka pembahasannya.

Pembahasan anggaran di Banggar juga harus dikoreksi, yaitu harus terbuka rapat-rapatnya, bila perlu melibatkan instrumen negara yang lain.

“Tata kelola harus diperbaiki, dikoreksi dari dalam,” kata dia menyarankan. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top