Beritabuana.co

Nasional

Pengamat Sebut Citra Lembaga DPR Semakin Terpuruk Akibat Korupsi

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Citra lembaga DPR akan semakin terpuruk  dan tercoreng karena ulah anggotanya yang terlibat korupsi. Kepercayaan masyarakat akan tergerus kepada lembaga DPR meski yang melakukan korupsi adalah individu.

Demikian disampaikan pengamat dan penggiat anti korupsi Adilsyah Lubis saat dihubungi beritabuana.co, Minggu (6/5/2018). menanggapi kasus dugaan  korupsi yang melibatkan anggota Komisi XI DPR Amin Santono.

“Masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada lembaga DPR, meski korupsi dilakukan oleh anggota DPR, rakyat akan sinis pada lembaga ini,” katanya.

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK Jumat malam lalu mengamankan Amin Santono dan beberapa orang pihak swasta dan pejabat Kementerian Keuangan di sebuah restauran di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Dalam mobil Amin Santono penyidik KPK menyita uang sebanyak Rp 400 juta yang diduga sebagai fee, pemberian dari pihak swasta terkait  usulan dana pembangunan keuangan daerah pada RAPBN P 2018.

Melanjutkan pernyataannya, Adilsyah mengatakan, masyarakat memandang DPR semakin sinis karena anggotanya menyalahgunakan dan memanfaatkan  kekuasaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi.

“Fungsi-fungsi lembaga DPR, pengawasan dan penyusunan anggaran disalahgunakan termasuk menerima bayaran,” ujarnya lagi.

Penyalahgunaan dan memanfaatkan fungsi DPR untuk kepentingan  pribadi lanjut dia sudah beberapa kali terjadi yang menjerat sejumlah anggota DPR.

“Kasus OTT kemarin saya kira membuat DPR semakin tidak dipercaya masyarakat, ini berbahaya dalam sistim demokrasi seperti yang kita jalankan,” kata Adilsyah.

Persepsi masyarakat kepada lembaga DPR tambah dia semakin buruk karena masih ada anggota DPR ditangkap KPK karena melakukan korupsi.

Karena itu dia mendorong partai-partai politik supaya semakin selektif menjaring kader-kadernya yang akan menjadi anggota DPR RI atau DPRD. Partai politik kata dia sangat berperan penting menghasilkan anggota DPR yang bersih dan berintegritas.

“Kasus terakhir ini jadi momentum bagi partai politik menseleksi kader yang akan menjadi calon anggota DPR pada pemilu 2019, jangan sampai lembaga DPR kehilangan kepercayaan karena ulah anggota yang korup,” imbuhnya. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top