Beritabuana.co

Headline

Jepang Minta Senjata Nuklir Korut Dibongkar Total

BERITABUANA.CO, TOKYO – Pembekuan atau penangguhan tes senjata nuklir dan rudal balistik antarabenua Korea Utara (Korut) oleh rezim Kim Jong-un belum membuat Jepang puas. Jepang minta denuklirisasi secara penuh dengan membongkar total senjata nuklir Pyongyang.

Hal ini memperlihatkan sikap Jepang berbeda dengan sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat yang menyambut baik penghentian uji coba senjata nuklir dan rudal Korut mulai 21 April 2018. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan pengumuman ini adalah gerakan ke depan yang saya ingin menyambutnya.

Menurut Abe, ia ingin menyambut langkah-langkah positif ini. Namun, ia ingin tahu apakah ini akan mengarah pada pembongkaran senjata nuklir, senjata pemusnah massal dan rudal secara lengkap, dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah lagi. Ia ingin terus memantau perkembangannya.

Bahkan, Menteri Pertahanan Jepang Itsunori Onodera mengaku skeptis atas deklarasi pembekuan tes senjata nuklir Korut yang diumumkan Kim Jong-un.

“Kami tidak bisa puas. Kim tidak menyebutkan pengabaian (uji coba) rudal balistik jarak pendek dan jarak menengah,” kata Onodera, Minggu (22/4).

Kim Jong-un telah membuat pengumuman mengejutkan, di mana mulai 21 April 2018 uji coba senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua Pyongyang dihentikan. Alasan berhentinya tes senjata Korea Utara ini demi mengamankan stabilitas strategis dan perdamaian.

“Mulai 21 April 2018, uji coba nuklir dan uji coba rudal balistik antarbenua akan dihentikan,” tulis kantor berita negara Korut, KCNA, mengutip pernyataan Kim Jong-un, pada rapat paripurna Komite Pusat Partai Buruh Korea (WPK).

“Pusat uji coba nuklir Korea Utara akan disingkirkan untuk memastikan transparansi penangguhan uji coba nuklir,” tambah KCNA.

Korea Selatan menyambut baik keputusan Korut untuk menangguhkan uji coba senjatanya. Kantor kepresidenan Korsel dalam sebuah pernyataan keputusan Korut adalah kemajuan yang berarti bagi denuklirisasi Semenanjung Korea yang diharapkan dunia.

“Ini akan menciptakan lingkungan yang sangat positif bagi keberhasilan pertemuan antar-Korea dan Korut-AS mendatang,” lanjut pernyataan itu. (Daf)

Comments

Most Popular

To Top