Beritabuana.co

Headline

Fahri Akui Kedatangan Bamsoet di DPR Meniupkan Hawa Baru Bagi Lembaga Legislatif

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Dok. Aldo)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Mau membuktikan kepada masyarakat kalau lembaga legislatif tidak alergi dikritik, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berinisiatif untuk menggelar “Lomba Kritik DPR 2018” untuk umum dalam bentuk essey dan meme.

Inisiatif Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatyo ini mendapat apresiasi salah satu Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah yang mendampingi Bamsoet di Media Center Nusantara IIII DPR RI, Kamis (19/4/2018).

Bahkan, ia mengajak pimpinan DPR lainnya untuk patungan memberi hadiah kepada para pemenang. Tidak tanggung-tanggung usulan hadiah yang disampaikan Fahri, yakni mobil nasional Esemka yang diulu pernah digadang-gadang Jokowi ketika masih menjadi walikota Solo.

“Saya usulkan, hadiahnya kita patungan beli mobil Esemka,” kata politisi dari PKS ini bersemangat sambil menambahkan kalau Lomba Kritik DPR 2018, sengaja mengundang publik untuk mengkritik DPR.

Memang diakui Fahri, DPR belum terlalu independen, pertama-tama anggotanya belum terlalu independen dari partainya, sehingga kadang-kadang sistemnya itu agak kacau. Harusnya, anggota DPR dalam kultur demokrasi sistem presidensil, tidak boleh terlalu banyak dikontrol oleh partai,

“Sebab dia harus menyuarakan suara yang dia dengar dengar dari rakyat, Itulah sebabnya kemarin itu memperpanjang dan memperbanyak periode reses, supaya  orang makin banyak mendengar karena kritik itu penting dan harus disampaikan kepada pemerintah,” katanya.

Sebebarnya menurut Fahri, dalam banyak hal, supaya orang nggak sakit perut melihat kritik DPR kepada pemerintah, anggap aja DPR ini Iblis bagi pemerintah,

“Nah sekarang DPR ini ngundang hayo, pol-polan kita ngomong aja, dikasih duit lagi,” tantang Fahri seraha menyebut kedatangan Bambang ini, meniupkan hawa baru karena  kulturnya mirip wartawan.

Tambah dia, banyak ide Bansoet itu spontan, apa adanya, terbuka, termasuk ini (lomba kritik DPR). “Jadi kira-kira waktu mengusulkan lomba kritik itu, dia bilang kenapa orang kok, kita udah buka masalahnya masih aja dikritik, ya sudah kata dia, kita buat lomba kritik aja, spontan…. begitu saja dan artinya orang puas, karena di luar sana ada orang yang menganggap bahwa MD3 yang baru itu anti kritik.Termasuk mengkritik pasal itu,” terangnya lagi. (Aldo)

Comments

Most Popular

To Top