Beritabuana.co

Headline

AS Modernisasi Senjata Nuklirnya

BERITABUANA.CO, JENEWA – Bakal bertemunya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, sebagai upaya Washington melucuti senjata nuklir Pyongyang mendapat pujian. Sayang, AS tidak konsisten, mengingat mereka justru memodernisasi senjata nuklirnya sama seperti halnya Rusia. Wajar jika hal itu menuai kritik.

Maka, pujian sekaligus kritik terhadap kebijakan AS ini disampaikan Beatrice Fihn, pemimpin Kampanye Internasional untuk Penghapusan Senjata Nuklir. Menurutnya, tindakan Washington dan Moskow yang sama-sama memodernisasi persenjataan nuklirnya sama bahanya dengan ancaman nuklir Korut.

Fihn mengatakan kebijakan nuklir terbaru dari Amerika Serikat dan Rusia yang meningkatkan persenjataan dan menciptakan jenis baru senjata nuklir yang lebih berguna. Ini adalah perubahan yang sangat berbahaya.

“Saya pikir mereka sama berbahayanya dengan ancaman nuklir Korea Utara,” katanya, Jumat (20/4).

Lima dari sembilan negara bersenjata nuklir dunia– Inggris, Cina, Prancis, Rusia, dan AS — adalah pihak yang meneken Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Negara-negara itu akan menjadi subjek dari tinjauan awal kelompok tersebut di Jenewa pada Minggu (22/4) mendatang.

Fihn menyebut AS dan Rusia jelas tidak menghormati komitmen mereka di bawah perjanjian itu. Alasannya, semuanya terlibat dalam memodernisasi persenjataan dan membuat senjata nuklir menjadi bagian yang lebih sentral dari strategi pertahanan mereka. (Daf)

Comments

Most Popular

To Top