Beritabuana.co

Legislatif

Kritik Kepada Pemerintah Oleh Rakyat, Ibarat Pupuk Demokrasi

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Dok, Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kritikan yang dilakukan masyarakat, khususnya DPR kepada pemerintah, ibarat seperti pupuk kepada demokrasi yang bertujuan untuk perbaikan keadaan.

“Justru kalau kita ini diam, itu pemerintahan bisa tumbang karena lakukan kesalahan yang fatal,” kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat dihubungi, Selasa (17/4/2018).

Sebab, tambah Fahri, kalau rakyat ini cerewet diyakini pemerintahan akan berjalan lebih baik.

“Insyallah pemerintahan akan lebih baik, kalau rakyatnya cerewet,” ucap anggpta DPR dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Disamping itu, Fahri mengungkapkan jika kritikan terhadap pemerintah merupakan salah satu kewajiban dirinya dalam melaksanakan fungsi DPR.

“Pemerintahan bisa tumbang jika anggota DPR tidak melancarkan kritikannya,” tutup politisi dari PKS itu.

Sebelumnya, dalam Diskusi Publik yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI), Sekjen Pro Demokrasi atau ProDem, Satyo Purwanto menyebut kritik dalam negara demokrasi adalah sebuah keharusan.

“Kritik tujuannya untuk mengontrol berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Bagi pemerintah, lanjut Satyo, kritik juga berfungsi untuk menimbang sebuah kebijakan apakah sebuah kebijakan sudah benar atau malah salah.

Karenanya ia mengimbau kepada rezim saat ini, agar berhenti menilai kritik-kritik yang mengalir deras berasal dari kelompok oposan.

“Sebaliknya, kritik harus dilihat sebagai upaya untuk memastikan negara menjalankan fungsi utamanya dalam mensejaterakan rakyat,” pungkasnya.

Sedang pengamat politik LIPI Indria Samego mengatakan, kalau mau mengkritik kepada kinerja Jokowi, maka harus punya dasar yang dapat ditelusuri.

“Kalau mau mengkritik Jokowi ya pakai Nawacita dulu sebagai alat ukurnya. Tidak bisa dengan maunya sendiri berdasarkan alat ukurnya sendiri,” katanya. (Aldo)

Comments

Most Popular

To Top