Beritabuana.co

Nasional

KPK Ingatkan Para Tersangka Penerima Suap Mantan Gubernur Sumut Kooperatif

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Juru bicara Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengingatkan, para anggota dan mantan DPRD Sumatera Utara yang menjadi tersangka kasus dugaan suap mantan Gubernur Sumut (Gatot Pujo Nugroho) harus bersikap kooperatif selama proses penyidikan. Hal ini dikatakan Febri terkait agenda pemeriksaan 22 anggota DPRD Sumut atas penyidikan kasus tersebut, Senin (16/4).

“Kami ingatkan agar para tersangka dan saksi bersikap kooperatif, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan,” kata Febri kepada wartawan, di Jakarta, Senin (16/4).

Ditambahkan, pemeriksaan terhadap 22 orang saksi ini merupakan anggota DPRD Sumut untuk 38 tersangka. Dan pemeriksaan itu merupakan kelanjutan dari pemeriksaan terhadap 50 orang saksi sebelumnya.
“Pemeriksaan terhadap 22 anggota DPRD Sumut ini dilakukan di markas Brimob Polda Sumut. Nantinya penyidik akan terus mendalami dan memilah dugaan penerimaan suap ke-38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing,” kata Febri menandaskan.

Sebelumnya, tim penyidik KPK telah menetapkan 38 anggota dan mantan anggota DPRD Sumut sebagai tersangka sejak 29 Maret 2018. KPK menduga para anggota DPRD ini menerima suap sekitar Rp300 sampai Rp350 juta dari Gatot.

Suap diduga berkaitan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.
Kemudian, terkait pengesahan APBD tahun anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Oisa

Comments

Most Popular

To Top