Beritabuana.co

Nusantara

Kapolda NTT Ingatkan Panitia Penerimaan Casis Polri Jangan Macam-macam

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Raja Erizman/istimewa

BERITABUANA.CO, KUPANG – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Raja Erizman mengingatkan panitia penerimaan calon siswa (casis) baru tahun 2018 di lingkungan Polda NTT agar tidak boleh melakukan penyimpangan atau neko-neko dengan para casis.

Hal itu diingatkan Kapolda karena ia sedang menerapkan sistem “clear and clean” dalam penerimaan casis baru 2018. “Jadi jika ada anggota panitia yang menyimpang akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” katanya usai penandatanganan Pakta Integritas dan MoU penerimaan anggota Polri Tahun 2018 di Kupang, Sabtu (14/4/2018).

Raja menjelaskan, penandatanganan Pakta Integritas dan MoU tersebut dilakukan karena banyak kasus penyimpangan yang terjadi saat penerimaan casis baru di lingkungan Polda NTT.

“Sanksi tersebut tidak hanya bagi anggota Polri yang duduk dalam kepanitiaan atau bukan, tetapi juga kepada para calon siswa yang ketahuan memberikan sesuatu imbalan kepada anggota Polda NTT untuk meloloskannya dalam seleksi penerimaan casis tahun ini,” katanya menegaskan.

Kasus penyimpangan dalam penerimaan casis baru ini, kata Irjen Raja Erizman, sudah memalukan institusi Polda NTT, karena adanya klaim dari calon siswa dan orangtua/wali siswa yang telah memberi upeti kepada anggota Polda NTT, namun tidak lolos dalam seleksi tersebut.

“Kalau ada anggota casis yang terlibat memiliki sponsor untuk masuk dalam tes ini, saya akan langsung diskualifikasi, dan tidak akan melanjutkan tahapan berikutnya,” katanya.

Oleh karena itu, untuk masuk menjadi anggota Polri diperlukan calon siswa yang cerdas dan bermental baja, agar tidak terpengaruh dengan janji-janji dari para sponsor untuk meloloskannya dalam seleksi casis tersebut. (Pang)

Comments

Most Popular

To Top