Beritabuana.co

Nasional

Melchias Markus Mekeng Benarkan Telah Melaporkan 5 Inisiator GMPG Ke Bareskrim Polri

Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPR RI, Melchias Markus Mekeng didampingi kuasa hukumnya saat memberi keterangan pers. (Dok. Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPR RI, Melchias Markus Mekeng melaporkan lima orang yang mengaku sebagai inisiator Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) ke Bareskrim Polri, Senin (26/3/2018) kemarin. Kelima orang itu dilaporkan terkait dugaan atas tindak pidana dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya.

“Langkah hukum yang saya lakukan ini, dalam rangka menjaga martabat diri pribadi, institusi fraksi dan partai Golkar dari fitnah dan tuduhan segelintir orang yang menamakan dirinya sebagai GMPG telah melaporkan lima orang ke Mabes Polri,” kata Mekeng dalam konferensi persnya di Ruang Rapat F-PG DPR, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/3).

Dalam kesempatan itu, Markus Mekeng didampingi dua kuasa hukumnya yakni, Petrus Selestinus dan Alvon.

Kelima orang GMPG tersebut adalah Sirajuddin Abdul Wahab, Almanzo Bonara, Adam Irham, Arif Budi Prakoso, dan Antoni Pangaribuan. Bukti laporan No.407/III/2018/Bareskrim/26 Maret/2018, atas pencemaran nama dengan menuduh terlibat korupsi e-KTP.

“Mereka orang itu mengaku-ngaku dari GMPG, organisasi yang bukan merupakan bagian dari sayap partai Golkar. Maka, saya menolak keras pernyataan mereka dengan menuduh dan memfitnah saya terlibat korupsi e-KTP,” tegas Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur Golkar itu.

Pernyataan kelimanya, sambung Ketua Komisi XI DPR RI ini, seolah-olah memosisikan dirinya sebagai koruptor. “Pernyataan Almanzo yang menghubung-hubungkan nama saya dengan slogan Partai Golkar Bersih sebagai bertentangan, jelas-jelas telah memosisikan saya sebagai koruptor,” jelasnya.

Karenanya, Mekeng meminta Kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kelima orang tersebut. “Posisi saya adalah Ketua Fraksi Golkar untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan umum, kini telah dirusak oleh pihak-pihak bersangkutan,” tutup legislator asal NTT itu.

Selain melaporkan kelima orang GMPG tersebut, Mekeng juga sedang menyiapkan laporan untuk terdakwa M. Nazaruddin, yang telah melakukan kebohongan publik dengan menyebut Mekeng terlibat korupsi e-KTP tersebut.

Sedangkan untuk Novanto kata Mekeng, kalau dia masih terus membual dengan menyebut nama dirinya di persidangan, maka pasti akan dilaporkan ke Bareskrim Polri. “Untuk Pak Novanto kalau masih terus membual akan saya laporkan,” pungkasnya. (Ardi)

Comments

Most Popular

To Top