Beritabuana.co

Nasional

Sambangi Gedung KPK, Made Oka Bungkam Dicecar Awak Media

Made Oka, tersangka kasus korupsi e-KTP sambangi Gedung KPK.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Bekas pimpinan PT Gunung Agung, Made Oka Masagung yang kini berstatus tersangka dalam kasus korupsi e-KTP, menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/3). Kedatangan Made Oka yang didampingi dua pengacaranya itu, untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus yang sama.

Made Oka yang tiba di Gedung KPK, sekitar pukul 10.25 WIB itu, bukam saat dicecar perihal pemeriksaanya oleh sejumlah pertanyaan oleh awak media yang sudah menunggu sejak pagi tadi.

Untuk diketahui, Made Oka sudah pernah diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP pada 6 Maret 2018 lalu. Dia juga memberi kesaksian di persidangan keponakan Setya Novanto yakni bekas Direktur PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi yang juga tersangka kasus korupsi tersebut pada 8 Maret 2018.

Made Oka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Made Oka dan Irvanto ditetapkan sebagai tersangka sejak 28 Februari lalu. Made Oka diduga berperan sebagai penampung dan perantara penerimaan uang dari proyek e-KTP kepada Setya Novanto melalui rekening dua perusahaannya di Singapura, yakni OEM Investement Pte Ltd dan PT Delta Energy.

Lewat OEM Investement, Made Oka menimbun uang sebesar USD 1,8 juta dari perusahaan Biomorf Mauritius. Sementara di rekening PT Delta Energy, dia menerima transfer uang sebesar USD 2 juta.

Total keseluruhan, Made Oka diduga menerima uang sebanyak USD 3,8 juta dari proyek e-KTP. Dia juga diduga menjadi perantara pemberian upah untuk anggota DPR sebesar 5 persen dari nilai proyek tersebut. (Ardi)

Comments

Most Popular

To Top