Beritabuana.co

Headline

Puan dan Pram Diduga Nikmati Duit Korupsi e-KTP, Fabri: KPK Akan Kroscek Dulu

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti pengakuan terdakwa korupsi e-KTP, Setya Novanto terkait keterlibatan dua elite PDI Perjuangan, Puan Maharani dan Pramono Anung, dengan memeriksa sejumlah saksi.

Kepastian ini disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media di Gedung KPK Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (33/3).

Febri mengatakan bahwa kesaksian Setnov sebagai terdakwa korupsi e-KTP terse‎but sedang dipelajari bareng antara tim Jaksa dengan penyidik.

“Fakta persidangan kemarin sedang dipelajari oleh tim jaksa bersama penyidik‎. Nantinya, beberapa saksi dan bukti akan dicocokkan dengan pernyataan Setnov,” ucapnya.

Febri beralasan, karena terdakwa (Setnov) masih mengatakan mendengar dari orang lain. “Maka, tentu informasinya perlu dikroscek dengan saksi dan bukti lain,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Novanto dalam sidang pemeriksaan terdakwa menyebut beberapa nama yang diduga terseret dalam pusaran aliran uang proyek e-KTP. Di antaranya, Puan Maharani dan Pramono Anung.

Saat proyek e-KTP bergulir, Puan diketahui menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP, sementara Pranomo duduk sebagai Wakil Ketua DPR RI. Keduanya disebut Novanto telah menerima uang masing-masing USD 500 ribu.‎

Novanto juga mengungkap adanya aliran dana yang mengucur ke pimpinan Badan Anggaran DPR dan pimpinan Komisi II DPR RI ketika proyek tersebut bergulir. Uang tersebut ada yang diberikan oleh Andi Narogong dan Irvanto. (Ardi)

Comments

Most Popular

To Top