Beritabuana.co

Nasional

Program JMS Kejari Jaksel Berlangsung di SMAN 70 Bulungan

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan kembali menggelar program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) tahun anggaran (TA) 2018. 

Kali ini giliran Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 70 Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, yang pertama mendapat pencerahan, penyuluhan dan pengetahuan hukum tentang perbuatan kejahatan atau tindak pidana.

“Pada program JMS di SMAN 70 Bulungan itu kami memberi penjelasan tentang UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), bahaya Narkoba, perkelahian pelajar, UU Perlindungan Anak termasuk kekerasan terhadap anak,” kata Andi Metrawijaya, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Selatan kepada wartawan, Selasa (13/3).

Dalam program JMS di SMAN 70 Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, ini tim Kejari Jaksel menerjunkan para jaksa senior, yakni Andi Metrawijaya (Kasi Intel Kejari Jaksel) sebagai Ketua tim dengan anggotanya, jaksa Arya Wicaksana, jaksa Nurfitriana, jaksa Ari Ginting dan sejumlah jaksa lain.

Menurut Arya Wicaksana, Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubbagbin) Kejari Jaksel, dalam acara yang diikuti sebanyak 63 siswa Kelas 11 SMAN 70 Bulungan itu para siswa terlihat antusias bertanya. “Terjadi dialog interaktif antara siswa dengan para jaksa,” tambahnya.

Ditambahkan Arya, program JMS ini merupakan implementasi program Nawacita butir ke 8 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni revolusi karakter bangsa.

Menurutnya, pelaksanaan program JMS kali ini pihak Kejari Jaksel melakukan inovasi terbaru dengan menyertakan perpustakaan keliling di SMAN 70 Bulungan yang berisi berbagai buku bacaan guna menarik minat baca pasa siswa.

“Termasuk dokumentasi penanganan perkara-perkara dan tugas-tugas yang dilakukan Kejari Jaksel. Semuanya ditayangkan dan diinformasikan kepada para pelajar di SMA 70 Bulungan,” kata Arya menandaskan. Oisa

Comments

Most Popular

To Top