Beritabuana.co

Nasional

Soal Capres yang Akan Diusung PAN, Zulhazan: Tunggu Tanggal Mainnya

Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan. (Dok. Jim)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengaku belum memastikan berkoalisi dengan partai politik (Parpol) lain dalam mengusung calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2019. Kata Zulhasan, sapaan akrab Ketua MPR RI itu, partainya tidak mau terburu-buru karena tahapan Pilpres 2019 masih cukup jauh.

“Tunggu tanggal mainnya, pendaftaran capres bulan Agustus nanti, penetapannya baru bulan September, daftar calon sementara anggota DPR bulan Juni 2018,” kata Zulhasan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (12/3).

Dia menyatakan tidak mudah menjadi calon presiden karena persyaratannya berat, sehingga siapa pun yang akan dimajukan partai politik tergantung koalisi yang mau dibangun.

“Kan mesti 20 persen. Itu berat. Coba 5 persen, saya otomatis dicalonkan partai saya,” katanya lagi.

Mengenai beredarnya nama-nama tokoh dan pimpinan partai yang dimunculkan sebagai calon wakil presiden, dia melihat itu sesuatu yang wajar. Karena ketua-ketua umum partai politik memang untuk mencari kekuasaan.

“Kalau partai tidak mencari kekuasaan, berarti itu sama dengan organisasi kemasyarakatan. Jadi, wajar jika Cak Imin dicalonkan PKB, AHY juga bagus dan wajar jika dicalonkan Partai Demokrat,” tambahnya.

Terkait soal kemungkinan calon tunggal dalam pilpres 2019, Zulkifli menyatakan bisa saja hal itu terjadi, dan tidak bertentangan dengan UU. Jumlah pasangan calon dalam pilpres 2019 kata dia sudah diatur dalam UU.

“Kita lihat saja nanti, belum tentu juga hanya satu calon, bisa dua calon. Jika sampai ada 3 calon, hal itu kata dia karena ada keajaiban. Mungkin dua calon, tapi kalau ada tiga, itu keajaiban,” ujar Zulhasan seraya menambahkan, memang yang rasional itu pada pilpres nanti dua calon.

Diakui, PAN, PKB dan Partai Demokrat sudah melakukan pertemuan tetapi bersifat informal, tahap.penjajakan. Diperkirakan bulan depan baru akan ada pertemuan formal dengan semua partai politik. Hal ini tidak lain karena persyaratan mengusung calon presiden memang berat. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top