Beritabuana.co

Nasional

Pengamat: BNN Harus Mampu Sinergikan TNI-Polri dalam Berantas Narkoba

BERITABUANA.CO, JAKARTA- Kepala Badan Narkotika Nasioanal (BNN) Inspektur Jenderal Heru Winarko harus melanjutkan program yang telah dirancang pendahulunya yakni Komisaris Jenderal (Purn) Budi Waseso (Buwas). Program-program yang dimaksud harus lebih memperkuat BNN kedepan dalam memberantas narkoba.

“Termasuk pelibatan TNI dalam kinerja BNN,” kata Pengamat Milter dan Intelijen Susaningtyas Kertopati lewat keterangannya, Minggu (4/3).

Menurutnya, komitmen antara pimpinan TNI dan Polri untuk memberantas peredaran Narkoba harus semakin diintenskan sesuai instruksi Presiden Jokowi yang menyatakan ‘Indonesia darurat Narkoba’.

“Kewenangan TNI untuk menangkap para pelaku tindak pidana di laut sesuai dengan Hukum Internasional dan Hukum Nasional,”tutur Nuning begitu biasa disapa.

Ia menjelaskan, overlaping kewenangan antara TNI dan aparat keamanan lainnya, termasuk dengan Polri harus dilihat sebagai bentuk integrasi dan bukannya rebutan untuk menonjolkan diri. Karena, kesadaran untuk berintegrasi antar aparat keamanan di Indonesia adalah kunci sukses pemerintah Indonesia menyelamatkan generasi muda Indonesia.

“BNN sebagai penjuru perlu lebih memberdayakan semua instansi hukum di Indonesia untuk memberantas peredaran Narkoba,” jelas Nuning.

Di seluruh dunia, lanjutnya juga tampak bagaimana pihak kepolisian sebagai leading sector harus mampu merangkul dan mengoptimalkan seluruh kewenangan hukum yang dimiliki semua institusi.

“BNN juga dapat lebih terbuka dan akomodatif untuk menerima prajurit TNI sebagai organik di dalam struktur organisasi BNN sehingga sinergi betul-betul kuat,” ucap Nuning seraya mencontohkan Bakamla dalam kinerja juga dapat diawaki oleh TNI, Polri, Jaksa dan aparat lainnya.

“Sinergi TNI dan Polri memberantas Narkoba harus bisa menjadi faktor penggentar pelaku tindak pidana Narkoba sehingga mereka takut sekaligus menjadi model yang patut dicontoh negara lain,” tutup Nuning.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi secara resmi melantik Irjen Heru Winarko berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 14/M/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNN. Pelantikan Heru digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3). Heru sendiri menggantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Waseso yang pensiun pada 1 Maret 2018.

Heru Winarko adalah lulusan Akademi Kepolisian 1985. Heru pernah menjabat sebagai staf Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan bidang Ideologi dan Konstitusi pada 2015 sebelum ia bertugas di KPK.

Pada 2012, ia pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung maupun bertugas di Direktorat Ekonomi Khusus Mabes Polri pada 2009 dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri pada 2010.

Heru juga telah dianugerahi sejumlah tanda jasa antara lain Satya Lencana Kesetiaan VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidja Sistha, Satya Lencana Karya Bhakti, Satya Lencana Ksatria Tamtama dan Bintang Bhayangkara Nararya. (Kds)

Comments

Most Popular

To Top