Beritabuana.co

Legislatif

Peredaran Narkoba di Indonesia Sudah Seperti Kanker Stadium Empat

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. (Dok. Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menilai, peredaran narkoba di Indonesia sudah kronis, bahkan seperti kanker stadium empat. Karenanya, dengan tegas ia meminta agar penyelundupan narkoba harus dilacak, dan dihentikan.

“Penyelundupan dan peredaran narkoba di Indonesia bukan hanya kronis, tapi sudah seperti kanker stadium empat. Beberapa gram narkoba saja sudah bisa merusak generasi bangsa, apalagi sampai berton-ton,” kata Taufik kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (28/2).

Untuk diketahui, akhir-akhir ini Indonesia diserbu berton-ton narkoba. Terakhir, aparat Indonesia telah berhasil mengungkap penyelundupan narkoba setidaknya 3 ton jenis sabu-sabu di Kepulauan Riau.

Politisi F-PAN itu pun mendorong beberapa pihak terkait, seperti Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI Angkatan Laut, Bea dan Cukai, hingga Polair, untuk semakin mewaspadai berbagai modus penyelundupan narkoba melalui daerah perbatasan, dan masuk ke wilayah Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan ‘tikus’.

“Aparat harus mewaspadai pelabuhan-pelabuhan ‘tikus’ di pulau-pulau yang berbatasan dengan negara tetangga. Patroli harus semakin diperketat. Karena wilayah-wilayah itu rawan terhadap penyelundupan narkoba,” tandas Taufik.

Ketika diminta pendapat terkait banyak narapidana yang menjadi pengendali narkoba, padahal telah mendapat vonis hukuman mati, Taufik mendorong Kejaksaan Agung untuk segera melakukan eksekusi mati. Hal ini menjadi ironi, ketika Indonesia bertekad melawan narkoba, namun masih ada napi yang mengendalikan peredaran narkoba.

“Kejaksaan Agung tidak boleh kompromi dengan napi yang mengendalikan narkoba. Bahkan, napi narkoba yang sudah divonis hukuman mati, harus diprioritaskan untuk segera dieksekusi,” tegasnya lagi. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top