Beritabuana.co

Nusantara

Kapolres: Tak Ada Tempat Bagi Penista Agama di Batu

BERITABUANA.CO, BATU- Polres Batu tidak akan mentolerir para pelaku penistaan agama. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto.

“Saya siap mempertaruhkan jabatan dan pangkat saya kepada siapa pun yang berniat mengacau,” tegas Kapolres di Gedung Kertarajasa, Desa Mojorejo, Batu, Jawa Timur.

Kapolres pun mengaku tidak akan tinggal diam dalam menindak pelaku yang berniat mengacau kerukunan umat beragama.

“Tidak akan saya beri ruang sedikit pun bagi mereka yang mengacak-acak agama,” kata Alumni Akpol 2000 ini.

Kapolres menuturkan, hal itu dilakukan karena adanya kerawanan terjadi tindakan penistaan agama di media sosial dalam menghadapi tahun politik.

Sebab itu, Pemkot Batu dan Polres Batu kompak bersama-sama memberi peringatan keras kepada pelaku penistaan agama demi terciptanya kerukunan umat beragama. Peringatan itu digelar dalam acara ‘Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Dalam Menghadapi Tahun Politik dan Penyalahgunaan Media Sosial’.

“Memang, rawan isu SARA saat tahun politik. Kami dari jajaran Kepolisian siap mengawal 24 jam, bahkan masyarakat bisa langsung telpon saya pribadi. Saya siap 24 jam,” jelas Pamen Polri yang hobi Motocross ini.

Hal senada disampaikan Walikota Dewanti Rumpoko. Ia berharap seluruh masyarakat terutama umat beragama agar menjaga kerukunan, toleransi dan meningkatkan koordinasi.

Dewanti juga mengecam pelaku penebar isu SARA yang menghancurkan umat agama khususnya di Batu.

“Bukan zamannya saling menjatuhkan, menghancurkan. Didaerah lain sudah banyak terjadi nah kita harus menunjukkan kekokohan dan tetap bersatu,” kata Dewanti.

Acara Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Dalam Menghadapi Tahun Politik dan Penyalahgunaan Media Sosial ini dihadiri seluruh tokoh agama di Batu. Selain itu, hadir juga ormas Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, LDII dan lainnya. (Kds)

Comments

Most Popular

To Top