Beritabuana.co

Headline

Unit Ditreskrimum Polda Tangkap Komplotan Penipu yang Mengaku Penyidik KPK

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Unit I Subdit Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan penipu mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Otak pelaku penipuan HRS meminta kepada korbannya EP (42) sebanyak 2 miliar.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan empat anggota penipu yang membawa-bawa nama KPK berinisial HRS (44), Abd (47), ER (48), dan D (51).

Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi saat memberi keterangan pers, terkait penangkapan empat penipu mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Dok. Min)

“Awalnya pelaku D mengaku menghubungi EP. Pelaku mengaku mengenal penyidik KPK yang bisa menyelesaikan masalah korban dari ancaman jeratan hukum di KPK,” ujar Ade di Polda Metro Jaya, Senin (19/2).

Menurut Ade, korban memang sedang berurusan dengan KPK dan diminta datang ke Jakarta dari Jambi oleh pelaku D.

“Pelaku D mempertemukan korban dengan pelaku ER, yang disebut pelaku D memiliki kenalan penyidik KPK,” katanya.

Korban EP dibawa ke hotel di kawasan Jakarta Barat untuk menemui dua penyidik KPK gadungan ABD dan HRS. Saat bertemu korbannya, ABD mengaku penyidik KPK yang bernama Imam Turmudi dan HRS sebagai Irawan.

“Di hotel, korban dimintai mahar Rp 150 juta oleh kedua penyidik gadungan agar bisa melepaskan ancaman jerat pidana dugaan korupsi,” tuturnya.

Tambah Ade, para pelaku meminta sejumlah uang untuk bisa membantu masalah pelapor tersebut. Pelapor mentransfer Rp 10 juta ke rekening tersangka atas nama Abdullah untuk menyelesaikan kasus yang dialami pelapor di KPK.

Pelapor atau korban yang ketakutan terseret kasus korupsi itu adalah saksi kasus suap dengan tersangka Gubernur Jambi, Zumi Zola.

“Korban sadar ditipu setelah mentransfer uang Rp 10 juta. Korban pun melapor ke polisi,” papar Ade.

Petugas mengamankan empat orang pelaku yang mengaku-ngaku sebagai penyidik KPK di hotel Mercure, Jakarta Barat. (Min)

Comments

Most Popular

To Top