Beritabuana.co

Legislatif

Nah Lho, Mesin X-ray di Gedung DPR RI Mau Dikiloin?

Loby Gedung Nusantara III DPR RI. (Dok. Andoes)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pengamanan di dalam Gedung DPR Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, terlihat semakin longgar. Mesin pendeteksi barang atau X-ray di Gedung Nusantara I, II dan Nusantara III sudah tidak terlihat sejak sebulan ini.

Padahal sebagai obyek vital, mestinya gedung wakil rakyat yang berlokasi di Kompleks Parlemen Senayan, bisa lebih ketat pengamanannya. Jangan sampai benda membahayakan keamanan sampai lolos dari pemeriksaan oleh orang yang datang untuk tujuan terentu.

“Sudah ditarik sejak bulan lalu. Perintah dari Sekretariat Jenderal DPR, karena X-ray sudah tidak berfungsi dengan baik,” kata seorang petugas pengamanan dalam (Pamdal) yang berjaga di depan lift Nusantara III kepada beritabuana.co, Rabu (14/2).

Lalu kemana alat (mesin X Ray)itu? Sambil berkelakar, petugas Pamdal itu menyatakan mau dikilokan. “Ha ha ha ha,” katanya tertawa.

Sejak diadakan, mesin X-ray ditempatkan di pintu depan dan pintu belakang gedung Nusantara I, persis disamping ruang penerima tamu. Di gedung Nusantara II ditempatkan di dalam sebelum menaiki tangga escalator, akses menuju ruang rapat paripurna dan ruangan kerja Komisi I, Komisi IIi dan Komisi VIIi serta ruang kerja Badan Anggaran.

Di Nusantata III, X-ray ditempatkan didepan lift yang digunakan pimpinan MPR, DPR dan DPD menuju ruangan kerjanya. Digedung ini juga ada ruangan kerja Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR.

Pemantauan beritabuana.co, sejak mesin X-ray tidak ada, semua tamu yang membawa tas bisa bebas lewat tanpa pemeriksaan seperti selama.ini. Petugas Pamdal yang berjaga di pintu masuk hanya duduk atau berdiri sambil memperhatikan setiap tamu yang melintas.

Petugas Pamdal menyatakan, mesin X-ray sudah tidak berfungsi untuk mendeteksi barang atau benda-benda berbahaya yang ada di dalam tas. Sehingga alat keamanan tersebut harus diangkat untuk diganti dengan mesin yang baru.

“Katanya mau diganti dengan yang baru,” ujarnya.

Dalam rapat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR baru-baru ini, soal menghilangnya mesin X-ray sempat dipertanyakan salah seorang anggotanya.

“Waktu rapat, Bapak Rendy Lamadjido mempertanyakan keberadaan mesin X-ray yang sudah tidak ada,” kata seorang pejabat di Setjen DPR RI. (Ndus)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top