Beritabuana.co

Legislatif

Fahri Hamzah: Maaf, KPK Sudah Mati

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Dok. Pemberitaan DPR)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dengan tegas mengatakan bahwa sebagai lembaga pemberantasan korupsi, KPK sudah mengalami kematian fungsi dan eksistensi.

“Dengan segala maaf, jadi saya menganggap bahwa KPK itu sudah mengalami kematian fungsi dan eksistensi,” kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (14/2).

Fahri melontarkan kritikan ini menanggapi komentar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif yang menyebutkan bahwa UU MD3 yang baru merupakan tindakan yang salah.

“Kalau saya, KPK itu dari ujung ke ujung sudah salah. Bahkan, KPK saat ini sudah mengalami mati fungsi,” tukasnya.

Menurut Fahri tidak ada yang salah dengan revisi UU MD3, mengingat hak imunitas bagi anggota DPR memang diperlukan. Termasuk menghidupkan kembali Pasal 245, dia menganggap tak ada yang perlu dipersoalkan.
“Hak imunitas mutlak bagi anggota Dewan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Intinya adalah bagaimana agar anggota Dewan memiliki kebebasan untuk berbicara dan bertindak dalam ruang lingkup kerjanya,” jelasnya.

Kebebasan anggota Dewan untuk berbicara dan bertindak itu, tambahnya ada;ah dalam rangka pengawasan pada pemerintah. Sebenarnya itu inti hak imunitas, dan tidak ada kontroversi.

Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang kerap dilakukan oleh KPK terhadap calon kepala daerah petahana, terakhir Bupati Subang, Imas Aryumningsih, kata Fahri, OTT KPK itu sebagai hal yang sia-sia.

“Sekarang dia (KPK) kejar-kejar bupati yang lagi Pilkada itu. Itu berburu di kebun binatang, nggak ada gunanya nggak ada manfaatnya,” sindir politisi dari PKS itu. (Aldo)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top