Beritabuana.co

Headline

Rem Blong dan Sopir Ceroboh Penyebab Bus Terguling, Tewaskan 27 Orang, 18 Luka Berat Ringan

Istimewa

BERITABUANA.CO, SUBANG – Kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan emen, Kampung Cicenang, Desa Ciater, Subang, Jawa Barar pada Sabtu (10/2/2018) sore, mengakibatkan 26 orang tewas, 8 orang luka berat, dan 10 lagi luka ringan, diakibatkan rem bus blong dan sopir tak mampu kendalikan situasi.

Korban-korban ini, menurut petugas Unit Laka Lantas Polres Subang, dengan dibantu unit rescue Basarnas, masih data sementara. Sebab sampai saat ini petugas masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran disekitar lokasi kejadian.

“Evakuasi untuk korban-korban yang terhimpit bus parawisata naas itu sudah dihentikan. Namun pendataan korban-korban masih terus diakuratkan,” jelas Kasubbag Humas Polres Subang, AKP Udi Sahudi, Sabtu (10/2/2018) malam.

Sementara Kapolres Subang AKBP Moch Joni yang diminta tanggapannya terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, mengaku belum bisa menyimpulkan. Namun dugaan sementara dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi bus bernama Amirudin tidak waspada. Akibat tidak waspadanya sopir, tak bisa mengendalikan situasi bus yang remnya juga tidak baik.

“Itu dugaan. Kepastiannya belum kami simpulkan karena memang penyelidikan belum sampai ke sana. Kami masih sebatas menangani para korban,” kata Kapolres.

Dari keterangan para saksi yang sudah dikumpulkan petugas, dan ricek keadaan bus, jelas Kapolres, kuat dugaan bus mengalami rem blong lantaran sempat menyerempet pemotor kemudian keluar bahu jalan menghantam tebing hingga akhirnya terguling.

Sebelum terguling, menurut saksi mata, kata Kapolres, bus wisata yang datang dari arah Bandung itu melaju dengan zig zag saat turun ditanjakan emem.

Sopir berusaha mengendalikan lajunya bus, namun tak mampu dan menyerempet pemotor, terus banting stir ke kiri menghantam tebih sampai akhirnya terguling.

Saat terguling akibat menghantam tebing itu, sampai ada penumpang yang ke luar dari bus dari kaca sebelah kiri. (Sub)

Comments

Most Popular

To Top