Beritabuana.co

Militer

Jembatan Penghubung Dua Desa Diperbaiki Prajurit Kodam II/Swj

BERITABUANA.CO, PALEMBANG –  Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos, perintahkan jajarannya perbaiki jembatan yang rusak, dan sudah rapuh sepanjang 220 Meter dengan kelebaran 1,5 Meter yang dibangun Pemkab Muara Enim pada tahun 2006.

Kondisi pada bagian alas jembatan hanya menyisakan beberapa lembar papan, besi penyanggah banyak yang putus, dan pipa penyanggahnya keropos sehingga jembatan penghubung Dua Desa antara Desa Berugo, dan Tanjung Dalam, tidak bisa dilalui oleh masyarakat, ujar Mayjen AM Putranto, Jumat (9/2/2018).

Mengetahui kondisi jembatan itu, Jendral Bintang Dua, pengemar offroad tak lantas diam, dengan cepat Ia memerintahkan Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Teady Aulia Mulya Aji, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna menindak lanjuti pelaksanaan perbaikan, yang dikerjakan oleh prajurit Yonzipur 2/SG yang dikomandoi Mayor Czi Zamroni.

Respon cepat prajurit Kodam II/Swj membuahkan hasil, Senin (5/2), diadakan Survey ke lokasi jembatan di Desa Berugo, dan Tanjung Dalam yang dipimpin oleh Asisten I Pemkab Muara Enim Drs. H. M.Teguh Jaya, didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Pemkab Muara Enim Ir. H. A.Yani Hariyanto, Kepala Satpol PP dan Linmas Pemkab Muara Enim, Camat Belimbing dan Gunung Megang besera staf serta Danramil 0404-04/Gunung Megang dan Dankima Yonzipur 2/SG. kata Pangdam II/Swj

Selain melakukan peninjauan, Tim gabungan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat kedua Desa. Warga diminta untuk sama-sama memelihara dan meningkatkan kepedulian jika kelak telah dilakukan perbaikan. ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Teady Aulia Mulya Aji mengatakan Hari ini Jumat, (9/2), merupakan hari ke-4 para prajurit dari Yonzipur 2/SG melaksanakan Karya Bakti perehaban jembatan gantung, pelaksanaannya ditinjau langsung oleh Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., beserta Staf Kodam II/Swj.

Karya Bakti dengan sasaran perbaikan Jembatan oleh prajurit Kodam II/Swj ini bukan pekerjaan yang ringan, Hembusan angin yang kencang, menyebabkan badan jembatan selalu bergoyang sehingga diperlukan penguatan konstruksi, jembatan ini sudah 2 kali diadakan perbaikan, pada tahun 2009, dan 2014, Namun pada akhir tahun 2016, kembali mengalami kerusakan. terangnya

Masih ditempat yang sama, Kepala Desa Berugo Desi Aryani mengungkapkan, kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi setahun lalu, dan keberadaannya sangat dibutuhkan warga karena menjadi akses pergi ke kebun, aktivitas warga sehari-hari dan jalan terdekat anak-anak menuju ke sekolah.

Memang ada alternatif lain warga menyeberang sungai yaitu dengan menumpang ketek, namun harus mengeluarkan uang untuk ongkos, Alhamdulilah Kodam II/Swj memperbaiki jembatan ini, dengan cepat karena kepedulian Pangdam II/Swj. tutupnya (Badar)

Comments

Most Popular

To Top