Beritabuana.co

Legislatif

Tuh, BMKG Lagi Berupaya Membuat Lompatan Layanan Informasi

Kepala BMKG, Dwikora Karnawati beserta jajarannya saat rapat di Komisi V DPR RI. (Dok. Istimewa)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sedang mengupayakan lompatan layanan informasi MKG agar lebih cepat, akurat , tepat dan berkelanjutan. Lompatan ini tentunya melalui peningkatan inovasi teknologi peralatan dan penguatan jaringan peralatan.

Kepala BMKG, Dwikora Karnawati memaparkan ini dalam rapat dengan Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/1), menanggapi pertanyaan anggota Komisi V DPR Bakri HM yang menyebut permasalahan BMKG adalah keterbatasan teknologi informasi sehingga perlu ditingkatkan.

Teknologi informasi ini, menurut Dwikora dapat dimanfaatkan untuk merintis lompatan inovasi baru secara keseluruhan berdasarkan cara organisasi dalam mengukur, melakukan uji coba, berbagi dan mereplikasi proses bisnis.

“Mengukur, uji coba, berbagi dan replikasi proses bisnis mempunyai peran yang penting dan saling memperkuat aatu sama lain. Seperti lompatan pada pengukuran dengan inovasi teknologi akan membuat uji coba jauh lebih akurat, lebih efisien dan lebih efektif,” katanya.

Dan pada akhirnya tambah Dwikora lagi, hasil inovasi tersebut menjadi lebih penting dengan diupayakan untuk dapat direplikasi ke lokasi lain.

Sedang terkait soal Early Warning kepada masyarakat, Kepala BMKG menyatakan, badan yang dipimpin telah mempunyai Tsunami Early Warning System atau TEWS yang dibangun tahun 2009.

Selain ke masyarakat, early warning juga disampaikan ke Kemenhub dan Kementerian PUPR dengan disiapkan informasi cuaca di bandara, pelabuhan, termasuk tempat wisata atau ruang publik. Dan pada unit-unit teknis tertentu disiapkan informasi dengan teknis server to server.

“Untuk kejadian awal bulan dan akhir bulan Januari 2018 adalah akibat Supermoon yang menyebabkan pasang naik air laut, bukan tsunami, dan pasang maksimum sempat mencapai 2,5 meter,” terang Dwikora. (Ndus)

Comments

Most Popular

To Top