Beritabuana.co

Nasional

Kejagung Bakal Tangani Perkara Korupsi Sektor Swasta

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan siap menangani perkara korupsi sektor swasta menyusul legislatif tengah menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP yang menyepakati tindak pidana korupsi sektor swasta.

“Saya (Kejaksaan – red) sudah siap menangani korupsi untuk swasta, jadi kita akan tangani,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo kepada wartawan di Kejagung, Jakarta.

Dia juga mengaku, pihaknya sudah pernah berdiskusi hal pihak swasta yang mau diserahkan ke Polri, kejaksaan sudah memilki pengalaman menangani kasus korupsi.

Diakui, sektor swasta untuk ditangani aparat penegak hukum dalam kasus korupsinya, masih menjadi perbincangan, apakah KPK berwenang atau tidak menangani kasus korupsi tersebut.

“Tentunya penegak hukum menjalankan peraturan perundang-undangan saja, kita lihat nanti,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Laode M Syarif meminta, agar lembaga yang dipimpinnya juga mempunyai kewenangan menangani korupsi swasta sebagaimana tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Dalam KUHP harus ada pasal yang mengatakan bahwa KPK juga memiliki kewenangan penanganan tindak pidana korupsi swasta,” kata Laode secara terpisah.

DPR saat ini sedang memfinalisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP yang menyepakati tindak pidana korupsi sektor swasta yaitu yang murni dilakukan oleh pihak swasta tanpa mengikutsertakan penyelenggara negara dimasukkan dalam KUHP.

Sebenarnya korupsi sektor swasta sudah masuk dalam UU No 7 tahun 2006 mengenai ratifikasi Konvensi PBB Antikorupsi (UNCAC) tapi dalam legislasinya masih banyak kekurangan sehingga pada RUU KUHP akan mengatur hal tersebut tapi penegak hukum yang berwenang untuk melakukan penindakan terhadap korupsi sektor swasta hanyalah Polri dan Kejaksaan.

KPK sendiri tidak dimasukkan sebagai penegak hukum yang bisa mengusut korupsi tingkat swasta karena UU KPK no 30 tahun 2002 hanya memberikan kewenangan terhadap dugaan tindak pidana korupsi oleh penyelenggara negara. Oisa

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top