Beritabuana.co

Nasional

Ditangkap BNN Terkait Dugaan TPPU Narkotika, Kepala Rutan Purworejo Terancam 15 Tahun Penjara

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap Kepala Rutan Kelas IIB Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto (42), yang diduga terkait keterlibatan tindak pidana pencucian uang (TPPU) jaringan narkoba Christian Jaya Kusuma alias Sancai.

Dari hasil penyidikan ditemukan fakta adanya aliran dana dari Sancai, yang merupakan narapidana LP Pekalongan, terkait kasus narkotika 800 gram.

Dana tersebut ditransfer menggunakan nama Charles Cahyado dan Saniran. Buwas menambahkan Cahyono adhi menerima aliran dana sebesar Rp 313 juta.

“Aliran dana yang diterima oleh Cahyono Adhi dari Sancai secara berkala sebanyak 18 kali transaksi, mencapai Rp 313 juta,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/1).

Dari hasil penyidikan, BNN menemukan bukti ada permintaan setoran ke atasan.

“Kita ikuti rekaman semua aliran jaringan itu bekerja. Bahkan oknum ini bicara soal permintaan untuk memberikan upeti ke atasan,” ujarnya.

Buwas menjelaskan bukti tersebut dalam bentuk rekaman pembicaraan dan tidak mungkin berbohong. Dalam rekaman itu, menurut Buwas, terlihat jelas oknum tersebut minta ditransfer sejumlah uang.

“Oknum itu jelas minta ke tersangka sejumlah uang minta ditransfer. Bukti-bukti itu kita ikuti berkali-kali terus kita ikuti,” ucapnya.

Buwas tidak menjelaskan secara detail isi bukti rekaman dan kepada siapa uang setoran itu akan diberikan. Menurut Buwas, semua bukti itu akan diungkap di persidangan.

“Ini buktinya dia minta setoran untuk disetor lagi ke atasan. Kita ungkap ke persidangan. Dia (kepala rutan) komunikasi langsung dengan tersangka (Sancai),” tuturnya.

Tersangka dikenai Pasal 3, 4, 5 dan 10 UU No.8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta Pasal 137 UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(Min)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top