Beritabuana.co

Internasional

Tulis Jelang Pemilihan Presiden, Wartawan Forum Politik Dibunuh

Ilustrasi

BERITABUANA.CO, MEXICO CITY – Kantor Kejaksaan Agung sedang melakukan investigasi untuk menentukan sebab-sebab pembunuhan terhadap seorang wartawan bernama Carlos Dominguez, termasuk apakah hal itu terkait dengan pekerjaan Dominguez sebagai wartawan.

Carlos Dominguez dibunuh pada Sabtu di kota Nuevo,Tamaulipas, negara bagian di Meksiko utara pada Sabtu siang.

Dominguez adalah wartawan independen yang menulis sebuah forum politik. Dalam salah satu tulisan yang disiarkan, ia menyebut kekerasan politik berkembang menjelang pemilihan presiden pada Juli.

Gubernur Tamaulipas, Francisco Garci­a Cabeza de Vaca, mengutuk pembunuhan itu. “Kami sampaikan belasungkawa kepada keluarga wartawan Carlos Dominguez Rodriguez. Komitmen saya kepada mereka dan komunitas wartawan di Tamaulipas ialah pelaku pembunuhan ini harus dihukum,” dalam cuitannya di Twitter.

Sedikitnya 67 pekerja media dibunuh di seluruh dunia dalam kaitan dengan pekerjaan mereka pada tahun 2017, menurut Reporters Without Borders, grup advokasi, yang menyebut Meksiko negara paling berbahaya bagi wartawan di jagad belahan barat.

Penangkapan Anggota Kongres

Sementara, Kantor kejaksaan Agung Guatemala juga membenarkan pada Sabtu (13/1) penangkapan anggota Kongres Julio Juarez Ramirez. Dia ditangkap karena dituduh merencanakan persekongkolan membunuh dua wartawan pada tahun 2015.

Para jaksa dan penyelidik Komisi Internasional terhadap Impunity di Guatemala mengatakan politisi itu mengatur serangan terhadap wartawan Danilo Efran Zapon Lopez dan Federico Benjamin Salazar Geranimo, yang dibunuh pada maret 2015.

Juarez ditangkap Sabtu pagi dekat rumahnya di distrik Suchitepaquez dan dibawa ke Guatemala City, ibu kota negara di Amerika tengah itu. (Kds)

Comments

Most Popular

To Top