Beritabuana.co

Headline

Bejad …! 5 Gay Sedang Pesta Seks Dijaring, Ditemukan Kondom dan Pelumas

Lima Gay pesta seks ditangkap polres cianjur

BERITABUANA.CO, CIANJUR – Lima laki-laki yang melakukan sedang asyik melakukan pesta seks sesama jenis disebuah villa di kawasan Cipanas. Seorang di antara yang terjaring merupakan anak laki-laki di bawah umur dengan status pelajar.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah di Cianjur, Minggu (14/1/2018), menjelaskan, tertangkapnya kelima orang pelaku seks sesama jenis itu, berawal dari keresahan berbagai kalangan terkait maraknya aktivitas penyimpangan seks.

Atas hal yang sudah meresahkan itu, kata Kapolres, pihaknya melakukan berbagai cara penyelidikan. Hingga akhirnya mendapatkan satu aplikasi di sistem operasi android.

“Aplikasi itu yang menjadi sarana komunikasi antara pelaku penyimpangan seks kaum laki-laki,” kata Kapolres.

Dapat aplikasi tersebut, lanjut Kapolres, tim cyber mendalaminya, dan didapati beberapa orang pelaku laki-laki seks laki-laki (LSL) atau gay membuat janji untuk melakukan pesta seks di Cianjur, tepatnya di salah satu villa di Cipanas.

Berdasarkan kepastian lacakan tim cyber melakukan penggerebekan dan mendapati lima orang laki-laki tengah melakukan pesta seks. Kelima laki laki itu masing-masing berinisial AGW (50) kelahiran Bali yang kini tinggal di Bandung, AR (21), DA (16), DS (39) dan U (34) yang merupakan warga asli Cianjur.

Saat penggerebekan, kelima orang tersebut tidak mengenakan pakaian, seorang di antaranya merupakan pelajar dan ditemukan alat kontrasepsi, obat kuat, parfum, miras berjenis anggur merah, pelumas/pelicin dan beberapa barang lainnya.

“Pelaku akan dikenakan pasal 36 Undang-undang nomor 44/2008 tentang pornografi, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda paling besar Rp 5 miliar,” katanya.

Pihaknya akan terus mengembangkan temuan tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa di wilayah hukum Cianjur, terlebih kawasan Cipanas dan sekitarnya kerap menjadi tempat menginap wisatawan atau warga luar kota.

“Kami akan terus mendalami penyimpangan seks ini, termasuk dugaan ada prostitusi sesks sesama jenis di dalamnya karena ini merusak perilaku dari generasi muda ke depan,” katanya.

Sementara AGW (68) seorang pelaku, mengatakan, sudah melakukan hubungan seks sesama jenis sejak duduk dibangku SMA di Bali, tepatnya setelah menjadi korban teman laki-lakinya.

Meskipun sudah beristri dan memiliki tiga orang anak, perilaku seks menyimpang tersebut tetap dijalaninya.”Saya pernah jadi korban waktu SMA, sampai sekarang saya melakukan hal yang sama meskipun sudah berkeluarga,” katanya. (Jur)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top