Beritabuana.co

Headline

Brigjen Siswandi Gagal Maju Pilwalkot Cirebon, Tak Sanggup Penuhi Mahar

Ilustrasi/istimewa

BERITABUANA.CO, CIREBON – Pasangan Brigjen Pol Siswandi dan Euis Fety Fatayati mengucapkan banyak terima kasih kepada partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN), yang sama sekali tidak meminta mahar untuk dirinya maju sebagai wali kota dan wakil wali kota Cirebon.

Meski Siswandi mengaku gagal untuk maju, ia menyatakan terima kasih kepada dua partai itu. Karena gagalnya ia maju salah satu partai yang tergabung dalam koalisi umat, yakni PKS tak memberikan rekomendasi karena memang meninta mahar.

“Terima kasih kepada partai pengusung koalisi umat khususnya Gerindra dan PAN yang tidak meminta mahar sedikitpun,” kata Siswandi kepada awak media di Cirebon, Sabtu (13/1/2018).

Koalisi umat terdiri dari tiga partai, yaitu PAN, Gerindra dan PKS, jelas Siswandi awalnya sudah sepakat untuk mengusung pasangan Siswandi-Euis pada Pilwalkot.

Namun pada akhirnya PKS tidak mengeluarkan rekomendasi sampai batas akhir pendaftaran ke KPU sehingga pasangan itu gagal maju, karena kurang kursi sebagai syarat pencalonan.

Siswandi mengaku tidak turunnya rekomendasi dari PKS karena dirinya tidak memenuhi permintaan yang diminta oleh partai tersebut, apalagi nominal mahar yang diminta cukup tinggi.

“Pembicaraan sudah mengarah kepada mahar dan menyebut angka naik turun sampai pada malam itu (batas akhir pencalonan) naiknya lima kali lipat. Itu sangat saya sayangkan, sedangkan saya komitmen dari awal mencalonkan tidak bermahar,” tuturnya.

Siswandi mengatakan nominal mahar tersebut diminta oleh salah satu pengurus PKS Mr D pada H-1 pendaftaran.

Sementara itu ketika akan dikonfirmasi mengenai mahar yang diminta oleh PKS, pengurus partai tersebut tidak ada di kantor dan ketika ditelpon tidak ada jawaban.

Pilkada Cirebon dipastikan hanya diikuti oleh dua pasangan, yaitu petahana Nasrudin Azis-Eti Herawati serta Setiawan Budiman- Effendi Edo. (Crb/Ant)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top