Beritabuana.co

Nasional

Kejagung Endapan Semua Kasus Paslon Selama Pilkada Berlangsung

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Jaksa Agung RI HM Prasetyo siap, akan mengendapkan semua proses hukum terhadap para calon Kepala Daerah selama berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 masih berlangsung.

“Selama proses Pilkada berlangsung, kita endapkan secara khusus termasuk kasus apapun (lapor melapor selama pilkada) kecuali Operasi Tangkap Tangan (OTT), itu lagi lagi ceritanya,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/1).

Hal itu, kata Prasetyo, sesuai dengan komitmen kejaksaan ingin menjaga setiap tahap pilkada agar berjalan aman dan tenteram.

“Itu komitmen untuk tidak melakukan proses hukum khususnya kepada para pasangan yang sedang pilkada,” ujarnya.

Dikatakan, hukum itu untuk kemanfaatakn. “Kalau proses selama Pilkada ada kegaduhan, penyidikan dipanggil (calon kepala daerah) jadi terserah, apa tidak gaduh itu. Manfaatnya dimana? Pilkada butuh biaya besar. Mau mantan paslon atau sudah jadi seusai pilkada, akan balik lagi,” katanya.

Terkait dalam pelaksanaan Pilkada, Jaksa Agung menyatakan kejaksaan tergabung dalam sentral Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang baik ditingkat pusat maupun di daerah, yang terdiri dari Mabes Polri, Kejagung dan Bawaslu untuk tingkat pusat. “Panwaslu dengan tingkat daerah,” katanya.

Semuanya, lanjutnya, bekerja untuk mengawal pelaksanaan Pilkada. “Nanti kalau bawaslu cari kelanjutan akan ke penyidik ​​polisi, hasilnya ke kejaksaan,” kata Prasetyo paksa.

Pihaknya juga menyiapkan jaksa intelijen yang memanfaatkan jaringan intelijen. “Sekarang ada forum intelijen daerah, mereka akan bekerja sama demi intinya pilkada berjalan aman,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan kejaksaan juga akan membentuk poskoilikan penegakan hukum. “Kita persiapkan jaksa khusus yang nanti akan ditugaskan dalam bersama tiga unsur tadi,” katanya.

Dia menyebutkan perkara pilkada harus dibatasi selama 51 hari.

Prasetyo juga mengingatkan masyarakat untuk dewasa dalam pelaksanaan perkataan, harus siap menang dan siap kalah. Kemudian para elit politiknya, harus menyejukkan para pendukungnya.

“Jangan salah pilih itu konsekuensinya selama lima tahun, nasib kita digantungkan kepada pemimpin,” katanya Jaksa Agung meningatkan. Oisa

Comments

Most Popular

To Top