Beritabuana.co

Headline

Tok…tok…tok, Arief Hidayat Kembali Jadi Hakim Konstitusi

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat membantah berbagai isu miring terhadap dirinya karena bersedia kembali dicalonkan sebaga hakim konstitusi. Dia pun beranggapan, isu yang menyudutkan dirinya itu bagian dari proses politik dan demokrasi yang masih wajar.

“Ini bagian dari proses, tidak ada masalah dan tak perlu ditanggapi,” tegas Arief menjawab wartawan seusai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/12).

Sebelumnya marak diberitakan, Arief aktif melobi politik ke fraksi-fraksi di DPR supaya dicalonkan kembali menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi untuk masa jabatan 2018-2023. Masa jabatan Arief akan berakhir pada tanggal 1 April 2018.

Menanggapi kabar tersebut, dia menegaskan bahwa kehadirannya di DPR karena ada undangan resmi dari DPR, dan dia pun sudah memberi tahu ke Dewan Etik MK. Karena itu, dia yaki tidak ada yang dilanggar sebab semuanya berproses sebagaimana mestinya.

“Silahkan buktikan, tidak ada kompromi-kompromi,” katanya seraya menegaskan bahwa sebagai hakim, dirinya tidak hanya bertanggungjawab kepada bangsa dan negara, tetapi juga bertanggungjawab kepada Tuhan yang Maha Esa.

Rapat paripurna DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon ini mengagendakan persetujuan dan pengesahan Prof Dr Arief Hidayat sebagai Hakim Konstitusi untuk masa jabatan 2018-2023.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan dalam laporannya menyatakan, Komisi III DPR telah menyetujui untuk memilih kembali Arief Hidayat menjadi Hakim Konstitusi setelah hari Rabu (6/12/2017), melakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Uji kelayakan itu dalam bentuk panel dengan mengikutsertakan Tim Pakar 4 orang. Setelah itu kata Trimedya, Komisi III DPR memberikan waktu kepada Tim Pakar untuk memberikan penilaian yang akan disampaikan kepada Komisi III DPR secara tertulis sebagai bahan petibangan dalam memberi persetujuan.

Dari 10 fraksi yang hadir, hanya 9 fraksi menyetujui Arief Hidayat untuk dipilih kembali menjadi Hakim Konstitusi. Sedang Fraksi Partai Gerindra tidak memberi pendapat.

“Atas dasar itu Komisi III DPR menyetujui untuk memiih kembali Arief Hidayat menjadi Hakim Kostitusi,” jelas Trimedya. (Ndus)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top