Beritabuana.co

Metropolitan

Sudah 517 Kalinya Aktivis Ham Ini Menggelar Aksi

BERITABUANA.CO-JAKARTA – Untuk yang 517 kali para aktivis HAM ini kembali menggelar Aksi ‘kamisan’ didepan istana presiden hari ini (7/12). Aksi ini dalam rangka menuntut Hak Asasi dari para korban kerusuhan semanggi 98 serta memperjuangkan rasa ketidakadilan yang para keluarga aktifis.

Acara bernuansa hitam ini pun menarik banyak perhatian pengguna jalan sekitaran jalan Medan Merdeka.  Tegakan supremasi hukum, itulah hal yang terus dilantunkan para pejuang HAM ini.

Tidak hanya dihadiri para keluarga korban 98, aksi ini juga turut dihadiri oleh persatuan petani Kendeng dan para buruh yang merasa diperlakukan tidak adil dengan adanya pembangunan yang tidak berpihak pada mereka. Albert Hasibuan yang adalah ketua Komisi Penyelidikan Pelanggaran HAM Trisakti, semanggi 1 dan 2 berdeklarasi yang berjudul ‘Presiden perlu mengembalikan wibawa negara lewat  penegakan hukum dan HAM.

Menurut para demontran dalam orasinya hari HAM sedunia yang jatuh pada tanggal 10 Desember nanti adalah momen yang cocok untuk Presiden mengambil sikap dalam penegakan hukum dan HAM.

“Terdapat persepsi yang luas bahwa penahaman presiden tentang perlindungan HAM telah tidak sinkron dengan amanat konstitusi UUD 1945 dan Pancasila” tegas Albert salah satu peserta aksi.

Menurutnya Presiden seharusnya menegakan hukum dan HAM, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 bukan seperti menciptakan imunitas bagi para pelanggar HAM.

“Sebuah imunitas atau ketiadaan hukum hari ini, kami yakin bukan hanya muncul akibat manipulasi kekuasaan namun juga bentuk politik uang yang telah mencengkram seluruh birokrasi dalam penegakan hukum dan HAM” ungkap pria paruh baya ini.

Selasai aksi dan berorasi diadakan pelepasan balon hitam sebagai simbol dari hilangnya keadilan dinegeri ini, dan juga dengan ditampilkannya mural bertuliskan ‘Morality’ sebagai bentuk tuntutan hilangnya moral para pelanggar HAM.(Arnold)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top