Beritabuana.co

Ekbis

Rudiantara, Pembangunan Infrastruktur Fxed Broadband Harus Dipercepatan

BERITABUANA.CO, JAKARTA – ada awal Januari tahun 2018 mendatang, pihaknya akan memfasilitasi group discussion yang mempertemukan antara stake holder dan Asosiasi Pengusaha Nasional Telekomunikasi (Apnatel), demikian ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada media kemarin Rabu (6/12) di Jakarta.

Hal ini terkait akselerasi percepatan pembangunan infrastruktur fixed broadband di tanah air. Sebagaimana diketahui, Telkom merupakan pemain terbesar fixed broadband ditanah air.
“pertengahan Januari tahun depan kami akan membuat group discussion Apnatel dan stake holder terutama Telkom. fix broadband kita banyak menggunakan Telkom. kami akan duduk bersama membicarakan bagaiman mempercepat akselerasi dari pembangunan fixed braodband,” tutur Rudiantara di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Keterlibatan perusahaan nasional disektor telekomunikasi masih terbilang sangat kecil, dari data Apnatel jika belanja modal (capital expenditure) PT Telkom mencapai Rp20 Triliun hingga Rp25 Triliun.

Rudiantara menambahkan, meski sebagian besar pengerjaan proyek infrastruktur ICT berdasarkan pendekatan business to business (b to b) antara Apnatel dan pemberi kerja, namun dalam hal bisa dilaksanakan untuk tujuan meningkatkan perekonomian Indonesia.

Saat ini perusahaan perusahaan asing disektor telekomunikasi menjadi penikmat capex dari sektor telekomunikasi, khususnya fixed broadband. Untuk itu aturan main untuk pemain lokal juga perlu menjadi perhatian regulator.
“Multi player effect jika perusahaan nasional memiliki porsi yang cukup, akan berdampak terhadap perekonomian nasional,”ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Triana Mulyatsa.

Pembangunan infrastruktur telekomunikasi mutlak dibutuhkan, terlebih presiden Joko Widodo telah menetapkan 2020 Indonesia menjadi negara dengan digital economy terbesar di Asia Tenggara dengan total transaksi sebesar USD 130 Miliar.(Lsw)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top