Beritabuana.co

Legislatif

Komisi I DPR Lakukan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Pilihan Presiden

Komisi I DPR melakukan fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Komisi I DPR RI menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang telah memasuki masa purnawira.

Fit and proper test terhadap calon Panglima TNI ini dipimpin langsung Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis di di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/12).

Dalam paparan visi dan misinya dihadapan 33 anggota Komisi I DPR RI, calon Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan sejumlah potensi ancaman keamanan negara.

Setidaknya, ada lima potensi ancaman yang disoroti, yakni dampak tatanan dunia baru, kerentanan terorisme, perang siber, kemajuan Cina (China Charm Offensive), serta kerawanan keamanan di laut perbatasan.

Tingkat kerentanan terhadap terorisme, misalnya, saat ini menjadi sangat tinggi di semua negara di dunia, tak terkecuali negara adidaya.

Hadi memaparkan, terorisme menjadi ancaman global yang ditempatkan sebagai musuh bersama yang harus diperangi. Ia mengatakan, terorisme kemudian digunakan sebagai alat pengkondidian wilayah.

“Dalam beberapa kasus sejumlah aktor, baik negara maupun non-negara ikut terlibat. Bahkan, situasi yang terjadi semakin kompleks, arus globalisasi informasi yang semakin tidak mungkin dibendung,” paparnya.

Pasalnya, lanjut Kasau TNI ini, melalui berbaga medsos dan jaringan media internet lainnya, host dari kelompok teroris telah mampu secara cepat menyebarkan pengaruh dan bahkan mengaktifkan sel tidur atau pun simpatisannya di seluruh dunia demi mendukung kepentingannya.

“Ancaman tersebut harus dihadapi pada era informasi di mana dunia maya dihuni hampir 2/3 manusia modern. Hal itu, perlu pengamanan lebih,” ucapnya. (Dar)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top