Beritabuana.co

Headline

Kapolri: Copot Kapolres dan Kapolsek yang Tidak Berani Tangkap Pencopet

BERITABUANA.CO, BOGOR — Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menegaskan akan mencopot kapolres dan kapolsek di seluruh wilayah Indonesia yang tidak mampu menangkap pencopet, pembius, pelaku kejahatan konvensional dan kejahatan jalanan, serta mafia penimbun dan pelambung harga barang sembako.

“Saya sampaikan, kepada kapolres, kapolsek, bersihkan semua tempat dari calo, copet, tukang todong, jambret, tukang bius, semua preman dan mafia penimbun barang segala macamnya, yang enggak berani, saya copot,” kata Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian, di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (6/12).

Tito menegaskan bahwa rasa aman masyarakat untuk tidak takut bepergian, tidak khawatir kecopetan atau dibius, serta tidak cemas karena gangguan preman dan pelaku kriminal jalanan, harus diwujudkan dan kepastian peroleh rasa aman.

“Jika masih ada laporan terjadi tindak kejahatan jalanan dan kejahatan konvensional, saya copot para kepala satuan wilayah tersebut,” kata Tito.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Polisi menggelar Operasi Lilin untuk pengamanan Natal dan tahun baru 2018, Ancaman terorisme menjadi kewaspadaan nomor satu dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kerawanan yang utama yang kami waspadai adalah terorisme, yang kedua, arus mudik dan arus balik, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, karena ini juga cukup panjang liburnya, termasuk masalah sembako. Agar terjadi stabilitas pangan, masyarakat tidak terbebani, inflasi bisa ditekan, nah ini nanti saya sepakat dengan Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian,” kata Tito.

Tito memperingatkan mafia sembako tidak bertingkah menyusahkan orang banyak dengan menimbun barang dan melambungkan harga sembako pada tahun baru. Rapat koordinasi menghadapi potensi lonjakan harga sembako pada tahun baru akan digelar pada Senin (11/12) atau Selasa (12/12) pekan depan.

Tito menegaskan, semua pemangku kepentingan yang terkait telah diajak berkoordinasi. Antara lain dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Kesehatan, serta Pertamina.

“Ini untuk menekan jangan sampai terjadi penimbunan mafia-mafia, ini kita akan sikat,” ujarnya

Tito juga memastikan telah berkoordinasi dengan jajaran TNI, pemerintah provinsi/kota/kabupaten mengenai pengamanan natal dan tahun baru. (ab).

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top