Beritabuana.co

Komunitas

IMBEX Tawarkan Pengalaman Seru “Belanja dan Bermain” untuk Keluarga Muda Indonesia

Panggung utama imbex 2017

BERITABUANA.CO, JAKARTA- Indonesia Maternity, Baby and Kids Expo (IMBEX) 2017 menghadirkan lebih dari 300 brand dan 200 perusahaan baik produsen dan distributor kebutuhan ibu hamil, menyusui, bayi dan anak dari 6 negara.

IMBEX juga manjakan pengunjung dengan berbagai program belanja berhadiah dan dapat cash back hingga jutaan rupiah.

Perhelatan akbar industri kebutuhan Ibu Hamil, Menyusui, Bayi dan Anak (IMBEX) ini resmi dibuka oleh Steven Chwee (General Manager Reed Panorama Exhibitions) dengan didampingi oleh Okki Rushartomo, (Deputy General Manager Divisi Bisnis Kartu Bank Negara Indonesia), Winata Riangsaputra (Chief Wooden Toys Division, Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia-APMI), Mrs.Wahyu Prasetiawati (Exclusive Pumping Mama Indonesia-Eping ) dan Sandi Vidhianto (Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI).

Menempati area seluas lebih dari 11.000 m2, Indonesia Maternity, Baby & Kids Expo (IMBEX) ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 1-3 Desember 2017, di Hall A & Hall B, Jakarta Convention Center, mulai jam 10.00 – 21.00 WIB. Acara ini sendiri terbuka untuk umum dengan harga tiket masuk Rp. 25.000,-/hari.

Dengan menggandeng PT BNI (Persero) Tbk, IMBEX 2017 menawarkan pengalaman seru berbelanja dan bermain dengan beragam kemudahan dan pilihan kepada seluruh pengunjung, mulai dari belanja berhadiah, cicilan 0 % sampai cash back hingga jutaan rupiah.

Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions mengatakan bahwa industri kebutuhan Ibu dan anak berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun, kriteria produk yang khas dan juga meningkatnya kelas menengah di Indonesia. “Ditambah dengan keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk si buah hati menjadikan industri ini memiliki pasar tersendiri di masyarakat,” katanya.

Dengan kenaikan 15 % luas area pameran dari tahun lalu , acara ini menampilkan lebih banyak pilihan, sedikitnya lebih dari 300 brand terbaik yang dibawa oleh 200 perusahan dari 6 negara (Indonesia, Taiwan, Korea, Jepang, Thailand dan China) akan ambil bagian di pameran ini.

“Banyaknya pilihan dan kemudahan yang ditawarkan membuat kami optimis bahwa penyelenggaraan tahun ini akan mampu menarik perhatian lebih dari 35.000 pengunjung dan menghasilkan nilai transaksi di areal pameran sebesar 36 Miliar rupiah selama 3 hari penyelenggaraan,” tambah Steven.

Ajang Promosi Dalam Negeri

Sejalan dengan komitmen Reed Panorama Exhibitions untuk selalu turut aktif mempromosikan produk anak bangsa, IMBEX juga bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI) dan Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) akan menampilkan beragam produk mainan anak berkualitas dan bersertifikat SNI.

“Dunia anak tentunya tidak lepas dengan kata belajar dan bermain, dengan semakin berkembangnya teknologi, kini beragam mainan yang ditawarkan umumnya memiliki dua unsur utama yaitu menghibur dan mengedukasi guna meningkatkan kecerdasan anak,” kata Winata Riangsaputra , Chief Wooden Toys Division, Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI).

“Kami sangat senang bisa hadir dan bekerjasama dengan penyelenggaraan Indonesia Maternity, Baby and Kids Expo, karena kami berharap dapat memaksimalkan moment ini untuk mempromosikan produk karya anak bangsa, mengajak masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri dan turut serta meningkatkan kecerdasan anak Indonesia melalui aneka permainan yang edukatif, berkualitas serta bersertifikasi SNI, sehingga anak Indonesia dapat terhibur sekaligus belajar melalui cara yang menyenangkan,” tambahnya.

Dilain Pihak Sandi Vidhianto, Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) mengatakan bahwa sebagai asosiasi importir dan distributor mainan, AIMI selalu aktif mengawal dan mendukung kebijakan pemerintah mengenai import dan bisnis mainan di Indonesia , termasuk SNI.

“Dengan adanya sertifikasi SNI, membuat produk mainan dalam negeri mampu bersaing dengan produk luar negeri dan memberikan rasa aman bagi end user khususnya produk bayi dan anak, karena sertifikasi ini dapat menjadi penjamin kualitas produk yang dihasilkan,” katanya.

“Kami selalu menjalin komunikasi dan bersinergi antara pemerintah dengan pengusaha mainan lokal, UKM dan Asosiasi mainan lainnya untuk menghasilkan kebijakan yang saling mendukung dan menguntungkan baik pengusaha lokal, UKM dan importir mainan yang pada akhirnya kami bertanggung jawab untuk menyediakan mainan yang berkualitas, aman dan harga yang terjangkau untuk seluruh anak Indonesia,” tutupnya. (Kds)

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top