Beritabuana.co

Headline

Setibanya di Myanmar, Pengungsi Rohingnya Tinggal di Penampungan

BERITABUANA.CO, DHAKA – Akhirnya pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar. Setelah kesepakatan repatriasi tercapai antara Bangladesh-Myanmar, meski pada mulanya harus tinggal di tempat penampungan atau kamp sementara.

Menteri Luar Negeri Bangladesh, A.H. Mahmood Ali, kepada wartawan di ibu kota Dhaka, Sabtu (25/11), mengatakan mereka terutama akan tinggal di tempat penampungan atau pengaturan sementara. Untuk waktu yang terbatas.

Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), sebanyak 620.000 warga Rohingya melarikan diri ke Bangladesh sejak Agustus. Mereka sekarang tinggal dalam kondisi yang mempratinkan di kamp pengungsi terbesar di dunia itu setelah penindakan keras militer di Myanmar yang oleh PBB dan Washington sebut sebagai “pembersihan etnis”.

Bangladesh dan Myanmar menandatangani perjanjian repatriasi pada Kamis (23/11). Hal yang akan memungkinkan pemulangan lebih awal para pengungsi Rohingnya, menurut kesepakatan tersebut, yang dirilis Dhaka pada Sabtu.

Berdasarkan kesepakatan itu, Myanmar “akan memulihkan situasi di (negara bagian) Rakhine Utara dan mendorong mereka yang meninggalkan Myanmar untuk kembali dengan sukarela dan selamat ke rumah mereka masing-masing” atau “ke tempat aman terdekat sesuai dengan pilihan mereka”.

“Myanmar akan mengambil semua tindakan yang memungkinkan agar mereka yang kembali tidak akan menetap di tempat sementara untuk jangka waktu yang lama dan kebebasan bergerak mereka di negara bagian Rakhine akan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” tambahnya. (Daf)

Comments

Most Popular

To Top