Beritabuana.co

Nasional

Kejati DKI Tunjuk Dua Jaksa Tangani Perkara Bank Maybank Indonesia

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menunjuk dua jaksa peneliti terkait diterimanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik Polda Metro Jaya atas kasus tindak pidana yang melibatkan terlapor Eri Budiono, Direktur Perbankan Global PT Maybank dan Ricky Antariksa, Eksekutif Vice President PT Maybank Indonesia.

“Sudah ditunjuk jaksa penelitinya, dua orang,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi DKI, Nirwan Nawawi menanggapi perkembangan kasus tersebut, di kantornya, Selasa (14/11).

Ditanya mengenai siapa nama kedua jaksa itu, Nirwan belum bisa menyampaikan, dengan alasan masih menunggu pengiriman berkas perkaranya dari penyidik Polda Metro Jaya. “Kita tunggu aja dulu (pengiriman) berkasnya,” jawabnya.

Seperti diketahui, tim penyidik Polda Metro Jaya telah mengirim SPDP kasus tersebut dengan No. B/16750/X/2017/2017/Polda Metro Jaya, tertanggal 19 Oktober 2017.

Dalam SPDP itu menyebutkan pasal yang dilanggar oleh terlapor, yakni, Pasal 186 jo Pasal 93 ayat 2 huruf f Undang-Undang (UU) Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang terjadi di PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang beralamat di Gedung Sentral Senayan, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat.

Pasal 186 ayat (1) itu menerangkan, barang siapa melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud Pasal 35 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 93 ayat (2), Pasal 137 dan Pasal 338 ayat (1), dikenakan sanksi pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama empat tahun dan atau denda paling sedikit Rp100 juta dan paling banyak Rp400 juta.

Sedangkan pasal 93 ayat (2) huruf f UU Ketenagakerjaan mengatur mengenai kewajiban pengusaha untuk tetap membayarkan upah kepada pekerja yang tidak bekerja karena dihalangi pengusaha. Sementara Pasal 186 UU Ketenagakerjaan menjelaskan mengenai ancaman sanksi yang dapat dikenakan atas pelanggaran pasal 93 ayat (2) huruf f.

Meski demikian, pihak managemen PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebelumnya mengaku siap dalam menghadapi proses hukum atas pengaduan yang disampaikan oleh mantan karyawannya, Anton Feri Hazairin tersebut.

“Terhadap upaya yang bersangkutan untuk melaporkan manajemen secara pidana, Maybank Indonesia siap mengikuti proses hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Head Corporate Communication & Branding PT

Maybank Indonesia Tb Esti Nugrahaeni yang ditemui secara terpisah.
Meski demikian, Esti tidak menjelaskan langkah hukum apa yang dimaksud dalam menghadapi status hukum terhadap kedua pejabat PT Bank Maybank Indonesia.

“Kalau menyangkut teknis yuridis, nanti legal office yang akan menangani. Kita hanya menyampaikan informasi kasus yang sedang dihadapi pihak Maybank Indonesia saat ini,” kata Esti menandaskan.

Namun dalam menjalankan usahanya, lanjut Esti, pihak Maybank Indonesia selalu berpegang pada aturan perusahaan termasuk kebijakan internal perusahaan, Perjanjian Kerja Bersama (PKB) serta Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku dalam menjalankan kegiatan perusahaan.

“Jadi, masalah PHK ini sebenarnya sudah selesai. Tapi, karena dia (Anton, mantan karyawannya) merasa tidak puas, mengadukan managemen secara pidana,” katanya beberapa waktu lalu. Oisa

Print Friendly, PDF & Email
Comments

Most Popular

To Top